_

Gladi Lapangan Simulasi Bencana Alam di Kelurahan Sosromenduran

HNCK8306-730x487

Waktoe.com - Yogyakarta, Warga Sosromenduran berhamburan ketika gempa bumi 6,3 SR mengguncang Yogyakarta, Senin (30/04) pagi. Gempa tersebut mengakibatkan rumah rusak dan beberapa warga cedera. Gempa bumi itu merupakan simulasi bencana alam yang diselenggarakan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY dalam rangka Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional (HKBN) berlokasi di Kelurahan Tangguh Bencana (Katana) Kelurahan Sosromenduran, Kecamatan Gedongtengen, Kota Yogyakarta.

Kepala Pelaksana BPBD DIY Drs. Buwara Yuswantana, M.Si dalam gladi lapangan ini mengatakan simulasi ini tujuannya untuk merencanakan kesiapsiagaan dan memahami tentang ancaman serta mengetahui resiko bencana alam. "Simulasi ini bukan untuk berharap akan datangnya bencana, tetapi agar kita mengetahui resiko bencana dan memahami tentang ancaman bencana," katanya.

Camat Gedongtengen Drs. Antariksa Agus Purnama mengungkapkan gladi lapang ini merupakan pembentukan Katana di Kelurahan Sosromenduran. " Untuk itu mari kita upayakan kesiapsiagaan kita terhadap bencana alam apapun," katanya.

Sementara itu Koordinator Katana Kelurahan Sosromenduran Purwandari, SH mengatakan bahwa gladi lapangan simulasi bencana alam ini adalah untuk meningkatkan kemampuan dan pemahaman informasi tentang penanganan bencana alam yang terjadi. "Jadi kita bisa tahu alurnya seperti apa dan penanganannya seperti apa. Seperti yang telah kita lakukan hari ini, bagaimana cara menangani warga yang menjadi korban bencana alam di Kelurahan Sosromenduran," ungkapnya.

Dia juga menambahkan, yang terpenting kesiapsiagaan itu dimulai dari diri sendiri. "Kalau ada bencana tidak boleh panik, apalagi kita sebagai tim Katana harus bisa merencanakan kesiapsiagaan apabila ada bencana datang," tambahnya.

Penulis Dewi Ratih | ch.dewiratih@gmail.com

Editor CH DEWI RATIH KPS
views