_

Gunung Merapi Kembali Erupsi Freatik, Warga Berhamburan Selamatkan Diri

Erupsi Freatik terus terjadi, hingga kemarin malam, warga berhamburan aelamatkan diri, kode merah level dua bagi Gunung Merapi

HNCK8306-730x487
Gunung Merapi kembali erupsi

JAMBI - Gunung Merapi kembali mengalami erupsi freatik jumat pagi pukul Delapan lebih Dua Puluh menit Waktu Indonesia Bagian Barat.Klaten. 01/6/2018

Sejumlah warga yang tinggal di kawasan Merapi langsung berhamburan turun. Kepanikan sempat terjadi karena warga trauma dengan kejadian erupsi besar Gunung Merapi ditahun 2010 yang lalu.

Berdasarkan laporan Balai Penyelidikan Dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), ketinggian kolom abu erupsi yang terjadi dipagi hari (1/6) Mencapai kurang lebih mencapai 6000 meter diatas permukaan puncak Merapi atau sekitar 8.968 diatas permukaan laut. Kolom ahu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal.

Erupsi freatik terekam seismografi dengan amplitudp 77 MM dengan durasi 2 menit.

Erupsi freatik ini sudah kesekian kali terjadi dalam dua minggu terakhir. Ratusan warga yang tinggal dikawasan lereng Merapi terutama yang berada di kawasan rawan bencana tiga langsung berhamburan turun terutama warga Balerante kecamatan Kemalang. Tampal kepanikan sejumlah warga saat mengevakuasi diri. Petugas dan relawan oun tampak sihik mengatur lalulintas  dan jalur evakuasi. Sejumlah warga diarahkan untuk berkumpul ditirik evakuaai di Balai Desa Kepurun kecamatan Manisrenggo Klaten Jawa Tengah, yang berada diradius 15 KM dari Puncak Merapi.

Harianto Kepala SD di kecamatan Balerante, saat erupsi terjadi mengatakan, Anak anak panik saat terjadi erupsi banyak yang menangis karena ketakutan, saat tadi kita baru upacara memperingati kelahiran Pancasila.

"Mendengar terjadi erupsi upara bubar, guru dan anak anak panik, untuk banyak anak yang sudah dijemput orangtuanya, sedianya setelah upacara kita pulangkan", jelasnya.

Setelah erupsi dan kondisinya dianggap kondusif warga sebagian sudah naik kembali ke rumah masing masing, namun, sebagian warga lainnya terutama Lansia dan Anak anak masih tinggal di Balai desa Kepurun.

Sementara karena ketinggian Erupsi freatik kali ini, BPPTKG telah mengeluarkan kode Merah untuk merapi terkini, dan kode ink berubah sesuai kondisi.

Meski begitu Merapi saat ini masih dinyatakan status waspada level dua.

 

Penulis Yoyok Haryo

Editor Abdulah Ihsan
views