_

Hadapi Pilkada Peran Siskamling Dihidupkan

Dianggap efektif jaga kemanan lingkungan, Kapolda himbau hidupkan Siskamling hadapi Pilkada di Tiga Kabupaten Kota di Provinsi Jambi.

HNCK8306-730x487
Usman Ermulan

JAMBI - Tokoh Masyarakat Jambi, Usman Ermulan mengharapkan masyarakat di tiga wilayah di Provinsi Jambi yakni Kota Jambi, kabupaten Merangin dan Kabupaten Kerinci sebagai alat kontrol dalam menyukseskan pemilihan kepala daerah.

Masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh maupun 'temakan' dengan janji politik oleh pasangan calon. Dengan adanya pemilihan bersih maka tercipta pemimpin yang bersih dari korupsi.

"Karena ini merupakan hak rakyat yang di lindungi oleh undang-undang dalam menyukseskan pilkada tahun 2018. Selain masyarakat sebagai penentu, juga dapat sebagai alat kontrol," kata mantan Bupati Tanjung Jabung Barat dua periode ini, Senin (30/04).

Menurut Usman, beberapa waktu lalu Kapolda Jambi Brigjen Pol Muchlis menegaskan kepada personilnya untuk menyukseskan Pilkada di tiga daerah. Lalu, Kapolda menekan kembali mengaktifkan pos Siskamling.

Dalam musim Pilkada kali ini, masyarakat maupun masyarakat jaga di pos Siskamling berperan aktif sebagai alat kontrol dalam menciptakan dan menyukseskan Pilkada bersih tanpa adanya money politik.

"Pos Siskamling bukan hanya sebagai jaga maling. Justru di musim pilkada ini  Money politik juga harus di jaga. Begitu ada terjadi kecurangan segera laporkan kepada pihak kepolisan dan polisi selaku Satgas juga harus bergerak cepat," sebut mantan anggota DPR RI itu.

Penegasan Kapolda tersebut, kata Usman, dinilainya sangat membantu Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) maupun Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam menciptakan pilkada yang bersih. Sayang sekali, jika KPU dan Panwaslu tak memanfaatkan kesempatan tersebut.

"Panwaslu dan KPU harusnya segera bergerak cepat mengajak masyarakat di Pos Siskamling menjaga jika ada terjadi kecurangan dalam Pilkada. Masyarakat sangat mengharapkan Pemilihan jujur dan bersih, dalam hal ini Panwaslu dan KPU harus bergerak cepat dan jangan menunggu laporan saja, baru dapat menindaklanjuti," Usman menjelaskan. 

Sementara itu, Pengamat Politik Jambi, Bahren Nurdin meminta kepada masyarakat dapat meluruskan niat bahwa memilih pemimpin juga dipertanggungjawabkan di hadapan Allah. Jika niatnya salah atau tidak benar, maka termasuk bagian yang allah mintakan tanggunjawabnya kelak.  

"Masyakarat juga harus mampu melihat dan mempelajari track record atau rekam jejak para paslon. Siapapun dia kalau selama ini hidupnya tidak banyak mendatangkan manfaat bagi orang lain, jangan pilih," tegas Bahren.

Lalu, Kata Bahren, masyarakat cerdas adalah masyarakat yang ingin pelajari visi dan program pasangan calon, seberapa masuk akal program yang ditawarkan untuk direalisasikan dan masyarakat jangan mudah terkecoh dengan program yang bagus, tapi tidak realistis untuk dilaksanakan.

Selanjutnya, masyarakat cerdas adalah masyarakat yang ingin mempelajari siapa tim sukses atau orang-orang yang nengelilingi Paslon. Paslonnya bagus tapi orang-orang yang mengitarinya yang perlu dipertanyakan. 

"Khawatirnya, kalo jadi malah paslon tersebut tidak bisa berbuat banyak karena dikendalikan oleh orang- orang tersebut. Termasuk siapa sebenarnya penyandang dana paslon. Kalo menggunakan 'sponsor', perhatikan sponsornya. Memang tidak semua sponsor jahat, tapi sebagian besar adalah 'jual proyek' di depan," himbau Bahren. 

Penulis Ramadhani

Editor Ihsan Abdulah Nusantara
views