_

Dua Jalan Provinsi Jambi, Temuan BPK Baru Rp 1 Miliar

HNCK8306-730x487

Baru satu tahun jalan sudah tampak berlubang/red

JAMBI - Audit Badan Pemeriksaan Keuangan Perwakilan Provinsi Jambi menemukan kerugian negara Rp 1 miliar di Dinas Pekerjaan Umum Pemerintah Provinsi Jambi. Temuan di penggunaan anggaran pengerjaan jalan aspal milik provinsi tahun anggaran 2017.

Informasi berhasil dirangkum, temuan terdapat di dua paket pekerjaan di kabupaten Tebo yakni di jalan Muaro Tebo - Simpang Logpon dianggarkan sebesar Rp 29,9 Miliar dan ditemukan kerugian negara sebesar Rp 674 juta.

Selanjutnya, di jalan simpang Sawmil - Simpang Logpon dianggarkan sebesar Rp 25,2 Miliar ditemukan kerugian negara sebesar Rp 238 juta.

Menurut Ketua Jaringan Pemantau Kewenangan Provinsi Jambi Abdullah, persoalan ini harus diselesaikan secepatnya. Sebab, OPD ini merupakan dinas yang lebih banyak bersentuhan dengan masyarakat. Dinas Pekerjaan Umum Pemerintah Provinsi Jambi hanya punya waktu 60 hari untuk melakukan tindak lanjut atas hasil pemeriksaan BPK, sejak diterimanya Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP).

Hal itu tertuang dalam pasal 20 dan pasal 21 UU Nomor 15 tahun 2004. Undang-undang ini menyebutkan bahwa pemerintah daerah harus melakukan tindak lanjut atas hasil pemeriksaan BPK. Juga pejabat yang diperiksa wajib menyampaikan jawaban /memberi penjelasan atas tindak lanjut hasil pemeriksaan dalam waktu 60 hari sejak diterima LHP. 

"Apabila dalam batas waktu itu, BPK berhak meneruskan temuan tersebut ke aparat penegakan hukum," ujar Abdullah, Sabtu 4 Agustus 2018.

Selain itu, Ia mengharapkan Pelaksana Tugas Gubernur Jambi jangan terlalu banyak pertimbangan evaluasi terhadap para pejabat di dinas Pekerjaan Umum. 

"Kalau memang tidak mampu pejabat eselonnya, diganti saja," Abdullah menegaskan.

Hingga berita ini dimuat, Kepala Dinas PU Pemprov Jambi melalui Kabid Bina Marga, Tetap Sinulingga dikonfirmasi belum memberikan tanggapan 

Penulis : Ramadhani

Penulis Ramadhani

Editor Ihsan Abdullah
views