_

JFW 12 di JEC 23 Agustus 2017

HNCK8306-730x487

Waktoe.com - YOGYAKARTA - Guna mendukung program pembinaan dan pengembangan industri kreatif di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Pemerintah Daerah (Pemda) DIY melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan DIY menggelar perhelatan akbar Jogja Fashion Week (JFW) untuk keduabelas kalinya.

 

Diungkapkan oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan DIY Ir. Budi Antono, M.Si JFW ke-12 tahun 2017, yang diselenggarakan di Jogja Expo Center (JEC), mulai tanggal 23 hingga 27 Agustus 2017 bertujuan mendorong berkembangnya sektor industri kreatif khususnya produk fashion, dan mendorong berkembangnya desaign produk kreatif dalam dunia fashion di DIY, serta meningkatkan pemasaran dan memperluas jaringan pemasaran produk kreatif terkait fashion, yang terpenting adalah meningkatkan nilai tambah dan kesejahteraan IKM industri kreatif bidang fashion.

 

“Selain rangkaian JFW berupa fashion exhibition, fashion seminar, fashion competition, fashion show, fashion art, talkshow, dan carnival, akan dilaksanakan pula penyerahan secara simbolis Sertifikat Co Branding (Jogjamark, 100% Jogja dan Jogjatradition) dari Direktur Merek dan Indikasi Geografis Ditjen KI Kementerian Hukum dan HAM RI kepada Gubernur DIY,” ujarnya.

 

Untuk Fashion Exhibition sendiri, lanjutnya diikuti oleh 174 peserta terdiri atas IKM produk fashion dan pendukung fashion, selain itu juga akan diisi oleh berbagai instansi terkait, seperti Balai Besar Kerajinan dan Batik Kemenperin RI, Balai Besar Kulit Karet dan Plastik Kemenperin RI, Akademi Teknologi Kulit Yogyakarta, dan Dekranasda seluruh Kabupaten Kota di DIY. Sedangkan Fashion Seminar yang

diagendakan pada tanggal 26 Agustus 2017 akan mengangkat tema Pesona Perpaduan Tenun dan Batik dengan empat narasumber, Sekretaris Utama

Badan Ekonomi Kreatif RI Dr. Ir. Mesdin Kornelis Simarmata, M.Sc, Indonesia Trend Forecasting Bandung Nidiya Kusmaya, Phalie Studio Jakarta Patricia Sandjaja, dan Designer Batik Yogyakarta Charliet

Bambang.

 

” Akan ada pula Fashion Competition yang diikuti 160 peserta dari beberapa kota di Indonesia ini akan diambil 50 finalis yang akan menampilkan karyanya pada fashion show di tanggal 27 Agustus 2017, sedangkan untuk pengumuman pemenang akan dilaksanakan dihari yang sama pada pukul 19.00 WIB. Kompetisi ini akan dibagi menjadi dua kategori, yaitu kategori Cocktail Dress, dan kategori Evening Dress, total

hadiah yang akan diperebutkan sebesar Rp. 94 juta,” katanya.

 

Andalan dalam perhelatan JFW adalah fashion show, dalam JFW kali ini yang mengusung tema Dream in Harmony akan menampilkan fashion show yang berbeda dengan penggunaan busana Jawa Jogja, yang akan menunjukan bagaimana menggunakan busana Jawa Jogja dengan benar. “Selain peragaan busana Jawa Jogja akan ditampilkan pula fashion show ethnic casual, fashion show dari UNY, IKM DIY, LKP ADANA, fashion show Modest (Hijab), fashion show Anak, Kebaya, dan fashion show karya batik untuk busana Jepang (Kimono) oleh Kenichi Ichikawa,” jelasnya.

 

Untuk tanggal 23 Agustus 2017 selain ada pemukaan JFW, juga akan ada fashion art yang akan menampilkan potensi batik dari 5 Kabupaten/Kota di DIY, seperti ceplok segoro amarto dari Kota Yogyakarta, gebleg renteng dari Kulonprogo, walang dari Gunungkidul, parijotho sari Sleman, dan kembang kates dari Bantul. “Selain itu juga akan ada Talkshow pada tanggal 24 Agustus 2017, dengan menghadirkan Manager CS PT Telkom DIY yang akan membahas UMKM Goes Digital Marketing, untuk

talkshow Pemberdayaan Perempuan melalui Dunia Fashion oleh IWAPI DIY akan dilaksanakan pada tanggal 25 Agustus 2017, serta akan ada pula talkshow masalah kesehatan kulit ‘Anti Aging’ oleh Beauty Sky Aesthetic Center pada hari Minggu 27 Agustus 2017,” tambahnya.

 

Rangkaian JFW ke 12 akan ditutup dengan Carnival, pada 27 Agustus 2017 yang akan menghantarkan pada acara penutupan JFW ke 12 tahun 2017, sekaligus pengumuman pemenang Carnaval Fashion Show.

Penulis CH DEWI RATIH KPS

Editor IBRAHIM UMAR
views