_

Kapolres Muaro Jambi AKBP Dedy K. Siregar,Targetkan 400 Lebih Pos Kamling Aktif Lagi.

HNCK8306-730x487

MUARO JAMBI - Dalam menjaga keamanan masyarakat Kapolres Muaro Jambi AKBP Dedy Kusuma Siregar, SIK, Msi menargetkan akan hidupkan 400 lebih pos kamling se Muaro Jambi. Hal ini ditandai dengan pemukulan kentongan secara serentak di sebelah kecamatan di malam yang sama (Selasa, 30/1)

Kapolres sendiri, memilih untuk memimpin pemukulan kentongan di  desa Kasang Pudak, kecamatan Kompe Ulu,kabupaten Muaro jambi.

Kegiatan pemukulan kentongan ini mendapat respon positif dari masyarakat di pos 1  RT 11 Kasang Pudak, warga hadir dan melakukan dialog dengan Kapolres.

Dalam sambutannya, Ketua RT II , Jono (47) menyampaikan, kegiatan banyak siskamling banyak liku-liku namun menjaga lingkungan di warga sini  masih aktif, berkat kerja sama warga, meskipun kehadiran jaga kadang bolong karena sakit dan  ada pekerjaan lain, hal ini masih lumrah.

“Jika dicanangkan pengaktifan pos Kamling kami akan  menjaga dengan baik, terutama menjaga keamanan warga, karena  sangat bermanfaat terhadap warga, dan memotivasi terhadap warga, menambah silaturahmi dan ketenangan akan terasa”

Seperti halnya disampaikan PLH Kades Kasang Pudak, Durijan mengatakan lounching pengaktifan pos kamling se Muara Jambi,  sangat senang dan mendukung untuk menekan angka kriminalitas.

“Desa Kasang Pudak seluas 1100 Ha, dihuni oleh 17.000 jiwa, 4000 Kepala Keluarga, terdiri dari  44 RT , dan 5 Kepala Dusun,  jumlah tersebut  terdiri berbagai  etnis, suku dan agama”

 Lanjut Durijan, Lounching ini menjadi amanah bagi kami dan RT 11 yang cukup aktif, namun hendaknya dapat memberi motivasi terhadap RT yang lain. Dan, kami mengajak semua dapat mengaktifkan kembali kegiatan Siskamling karena manfaatnya banyak sekali.

Puncak acara pada malam itu sebelum pemukulan kentongan Kapolres AKBP Dedy Kusuma Siregar SIK, Msi, mengatakan, dalam jabatannya sebagai Kapolres selama  satu (1) tahun empat (4) bulan, memilih ke Kumpe Ulu karena ada sesuatu yang harus mampir kesini, karena menyaksikan kesiapan sangat luar biasa, warga Kasang Pudak  menandakan gambaran yang  pluralitas dan menjadikan sebagai  kekuatan untuk membangun dan berinteraksi bersama.

“Polisi bertugas menjaga kemananan dan ketertiban, polisi adalah sesuatu yang hidup di masyarakat,  pelaksanaannya Polisi tidak bisa berjalan sendiri karena  jumlah yang terbatas, maka kesadaran kita untuk perlu kerjasama”.

Lanjut Dedy, sangat besar perhatian warga terhadap keamanan karena tanggung jawab bersama.

“ Kejahatan adalah bayang- bayang kehidupan, terjadinya  kejahatan karena ada target yang menarik”.

Maka munculnya kejahatan  karena tidak ada penjagaan, maka himbauan kepada masyarakat agar tidak menarik untuk munculnya kejahatan.  Seperti misalnya  warga ingin mengambil uang di Bank mintalah bantuan ke Polisi, Babinsa atau mengambil secara bersama- sama.

Dan, mintalah bantuan ke Kapolsek,begitu juga  kalau ada masalah laporkan, jangan mudah terprovokasi karena semua ada jalan keluarnya.  

Ditambahkan oleh kapolres, pengaktifan  gerakan Siskamling, untuk  menurunkan  angka kejahatan dan masyarakat aman istirahat dimalam hari, dan saya menghimbau kepada seluruh warga masyarakat untuk mengaktifkan pos Kamling.

“Melalui gerakan pemukulan kentongan malam ini agar dilanjutkan Polsek, Babinkantibmas, target 170 desa jadi sekitar 400 Pos  Kamling dan mungkin lebih jadi aktif lagi, Kita akan  data ulang dan lebih banyak lebih bagus”, pungkasnya.

Dalam kesempatan lounching tersebut kapolres Muara Jambi memberikan alat kontak berupa Jas hujan, Senter, dan Kentongan kepada Pos Kamling RT 11 desa Kasang Pudak.

Untuk memotivasi agar warga turut serta dan memiliki andil dalam menjaga keamanan dan bertugas di Pos Kamling, Kapolres menyarankan agar diambil tindakan terhadap personil yang tidak aktif, namun pemberian sanksi  berupa sanksi sosial namun yang membangun.

Lihat Vidio berikut: <iframe width="640" height="360" src="https://www.youtube.com/embed/IB6ijcav3b0" frameborder="0" allow="autoplay; encrypted-media" allowfullscreen></iframe>

 

Penulis Ihsan Abdulah Nusantara

Editor Ihsan Abdulah Nusantara
views