_

Komplotan Curanmor Kembali Diringkus, Ini Kata AKPB Mardiono

Dua Modus dari merusak kunci motor hingga pura pura meminjam, komplotan Curanmor ini beraksi di Muarojambi

HNCK8306-730x487
Komplotan Curanmor yang dibekuk jajaran Polres Muarojambi, foto: Ihsan Abdulah Nusantara

JAMBI - Jaringan Curanmor di wilayah Muarojambi kembali dibekuk Jajaran Reskrim Polres Muarojambi. Hal ini disampaikan langsung oleh Kapolres AKBP Mardiono yang didampingi Kasat Reskrim AKP Afrito M dan Kabag Ops Kompol Sopirin, Selasa (24/7) dalam konferensi pers, terkait tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (Curanmor), yang merupakan hasil tangkapan di wilayah hukum Polsek Sungai Bahar, Kabupaten Muarojambi.

Kapolres Muarojambi AKBP Mardiono menyampaikan, 12 unit sepeda motor beserta keenam pelaku curanmor  tersebut, merupakan hasil tangkapan dari Polsek Kecamatan Sungai Bahar, Kabupaten Muarojambi, dan penangkapan para tersangka beserta barang bukti ini terjadi di Desa Marga Mulya, Kecamatan Sungai Bahar, Kabupaten Muarojambi atas beberapa laporan dari warga masyarakat.

“Dan setelah melakukan pengembangan terhadap pelaku, kita kembali mendapatkan dua pelaku lainnya lagi.”ujarnya.

Kapolres menerangkan, adapun nama nama dari keenam para pelaku curanmor tersebut adalah,  “PJ” (24) warga Desa Marga Mulya, Sungai Bahar, “WD” (20) warga Desa Tri Jaya, Bahar Selatan, “DH” (32) warga Desa Bungku, Batanghari, “MU” (32) warga Desa Suka Maju, Sarolangun “HA” (30) Desa Tanjung Mulia, Bahar Selatan, dan “AS” warga Markanding, Bahar Utara. 

"Sedangkan salah satu pelaku curanmor terpaksa harus dilupuhkan dengan timah panas, disebabkan melawan aparat ketika hendak dilakukan penangkapan",sebutnya.

Lanjut Kapolres, modus operandi para pelaku dalam menjalankan aksi pencuriannya yakni dengan cara membuka paksa kunci/ merusak motor yang sedang parkir baik didepan rumah, di Jalan maupun di Kebun. Sedangkan modus yang lain dengan cara meminjam motor dari korban lalu dibawa kabur oleh para pelaku.

“Untuk barang bukti yang sudah kita ambil dari hasil pengembangan, ada sekitar 12 unit roda dua. Kendaraannya masih di polsek Sungai Bahar, dan selanjutnya kita kembangkan ke korban siapa tahu ada yang belum melapor".

Kata Mardiono, keempat tersangka mengakui, ada sekitar 20 TKP di wilayah hukum Polsek Sungai Bahar yang menjadi sasaran aksi curanmor mereka. 

Sementara itu akibat tindakan curanmor yang dilakukan oleh keenam pelaku, empat orang tersangka diantaranya dikenakan Pasal 363 KUHP ayat 1 dengan ancaman hukuman pidana maksimal tujuh tahun penjara. Sedangkan dua orang tersangka dengan modus meminjam akan disangkakan dengan pasal 372 KUHP mengenai penggelapan dengan ancaman hukuman maksimal selama empat tahun. 

Saat ditanyakan jaringan komplotan curanmor, Mardiono menjelaskan ini merupakan jaringan lama, bahkan sudah puluhan kali. Dan dari tersangka ada residivis.

Lanjut Mardiono, Untuk Jaringan curanmor sudah banyak dan tidak menutup kemungkinan ada yang lain, kita menunggu laporan dari warga. Selanjutnya dalam waktu dekat kita akan hubungi para korban untuk menyerahkan motor miliknya.

Penangkapan tersangka, berawal dari adanya yang dicurigai diunit 14, dan kita tangkap dari penyelidikan akhirnya yang lainnya juga kita tangkap dibeberapa tempat yang berbeda, pungkasnya.

Penulis IHSAN ABDULAH NUSANTARA

Editor ABDULAH IHSAN
views