_

Kota Yogyakarta Terima Penghargaan IndoHCF Innovation Awards II tahun 2018

HNCK8306-730x487
Wakil Walikota Yogyakarta menunjukan penghargaan yang diterima

Waktoe.com - YOGYAKARTA, Program Sistem Penguatan Kelurahan Siaga dalam rangka Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Si Kesi Gemes) yang dimiliki Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Yogyakarta berhasil mengantarkan Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta meraih penghargaan IndoHCF Innovation Awards II tahun 2018.

Dalam penghargaan kali ini Pemkot Yogyakarta berhasil meraih penghargaan sebagai Kota terbaik kategori Inovasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) tahun 2018. Penghargaan ini diberikan oleh IndoHCF yang bekerjasama dengan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI).

Wakil Walikota Yogyakarta, Heroe Poerwad, Selasa (01/04) dihadapan awak media mengatakan tujuan di bentuknya program Si Kesi Gemes ini agar dapat menjadi pegangan atau acuan bagi seluruh OPD, Kecamatan, Kelurahan dan LSM  khususnya kelurahan siaga dalam menjalankan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas)

Ia menjelaskan dalam sistem tersebut sudah diatur mengenai peran dari seluruh pemangku kepentingan di wilayah untuk menjalankan program gerakan masyarakat hidup sehat dalam rangka mendukung terwujudnya Kelurahan Siaga.

“Mekanismenya  tertuang di dalam buku petunjuk teknis (juknis) Si Kesi Gemes. Buku Juknis ini diharapkan menjadi  sebuah petunjuk bagi masyarakat tentang mekanisme dan sistem pengembangan Kesi termasuk kegiatan-kegiatan yang ada di kelurahan siaga itu sendiri dan juga peran OPD terkait” jelasnya

Dengan adanya Si Kesi Gemes ini, lanjutnya semua lapisan masyarakat seperti dasawisma, LPMK, PKK harus memiliki komitmen untuk menjalankan promosi kesehatan. “Dalam Buku Si Kesi Gemes, berisi  tentang Sistem Jejaring mulai dari kota sampai dasawisma promosiaga, pembentukan RT Siaga dan materi kesahatan yang dapat dimanfaatkan masyarakat saat pertemuan." katanya.

Heroe berharap, penghargaan ini dapat menjadi pemacu agar kesehatan di Kota Yogyakarta terus dijaga dengan baik. Salah satu caranya yaitu dengan menyosialisasikan kepada masyarakat pentingnya kesehatan untuk hidup. Karena menurutnya, sehat itu bukan hanya lingkungan, tetapi perilaku. Termasuk juga pola konsumsi yang harus diperhatikan.

"Sehat itu tidak hanya lingkungannya saja, tetapi perilakunya dan masyarakat mengonsumsi asupan makanan. Itu harus diperhatikan agar seluruh masyarakat bisa sehat," ujarnya.

Penghargaan tersebut dikatakannya juga sebagai barometer Kota Sehat. Karena ini berkaitan dengan proses menjadikan lingkungan sehat termasuk juga sanitasi dan budaya sehat.

"Poin penting di sini karena ada ajakan dan imbauan kepada seluruh masyarakat untuk berbudaya sehat. Bukan untuk meraih penghargaannya saja, terpenting budaya budaya sehat itu terus tumbuh di masyarakat," pungkasnya.

Penulis Ibrahim Umar | oemarfm@gmail.com

Editor IBRAHIM UMAR
views