_

Lahan PT Pesona di Kumpeh Ilir Terbakar, BPBD: Mereka Tidak Memiliki Alat

Tidak memiliki alat pemadam yang memadai dan SDM yang tak terlatih lahan PT Pesona yang terbakar andalkan waters bommbing

HNCK8306-730x487
Water bommbing

JAMBI – Akses lokasi yang sangat jauh menyebabkan sulitnya proses pemadaman kebakaran hutan dan lahan di wilayah kabupaten Muaro Jambi, seperti yang terjadi di lahan perkebunan milik PT Pesona. Sengeti, 10 Oktober 2018.
Seperti yang disampaikan kepala BPBD Muaro Jambi,  per 8 Oktober 2018, (Januari – Oktober,red), luas kebakaran hutan dan lahan sekitar 222 Hektar.
“Setiap kejadian Karhutla di Muaro Jambi Tim satgas Karhutla melakukan pemadaman dengan operasi darat, jika lokasi sulit dijangkau maka dilakukan dengan dukungan operasi udara”, jelasnya.
Dukungan operasi udara ini dilakukan atas koordinasi dengan satgas Karhutla provinsi Jambi dengan helicopters waters bommbing.
Kata Kata BPBD, Per 30 September siaga karhutla sudah ditutup, karena diperkirakan sudah ada hujan. Siaga Karhutla sudah dicabut.
Namun masih ada titik api di Pesona, Kumpeh Hilir. Upaya dibantu, water boombing  sampai hari ini masih dilaksanakan dari helicopter satgas provinsi.
“Kendala lokasi, ditengah sulit dijangkau, Sumber Daya Manusia disana tidak ada dan alat pun tidak ada”, ujarnya.
Dugaan terjadinya kebakaran oleh tim Satgas Karhutla dalam hal ini, TNI, Manggala Agni, dan Polri masih mendalami dan bekerja.
Mulai hari sabtu hingga Minggu sampai sekarang masih melakukan  pemadaman, sampai sekarang belum ada informasi.
Diceritakan, untuk menuju lokasi PT Pesona jika ditempuh jalur  darat dengan baik pompong  sekitar 4 (empat) jam dan masih jalan lagi karena yang terbakar ditengah hutan.
Saat dilakukan Inspeksi 14 Agustus yang lalu, PT Pesona ini sedang menanam, (proses tanam) melihat data peralatan yang dilaporkan, peralatan yang harus dimiliki belum memenuhi syarat.
Sesuai dengan peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan P32/ 2016, terkait Daftar sarpras yang harus dimiliki sangat kurang dan personilnya tidak bisa mengoperasikannya.
“Seperti kekurangan peralatan mesin pemadam kebakaran, dan SDM nya tidak bisa mengoperasikannya”, terang salah satu pejabat BPBD yang ikut inspeksi.
Diketahui, PT Pesona memiliki ijin 21.315 Hektar dan diperkirakan  sudah lebih dari 20 tahun. 
“namanya inspeksi kita tidak menghubungi, maka yang ada hanya tenaga penanam aja”, ujarnya
Saat inspeksi tersebut yang terlihat  hanya ada personil sejumlah 12 orang, dia menanam dan juga personil pemadam. Dan dia belum terlatih juga.
Keberadaan mesin pemadam ditemui hanya ada 6 unit dan saat dicek ternyata tidak hidup begitu juga saat kami minta coba penyemprotan tidak jelas arahnya.
“Sebetulnya BPBD bukan tim pemadaman hal itu sesuai dengan Pasal 53, dimana  Manggala Agni adalah tim pemadam secara teknis, dia memadamkan kebakaran hutan dan lahan termasuk rekonstruksi. Namun Kenyataannya yang bekerja keras BPBD.
Sabtu sore (6/10) PT Pesona Belantara Persada mulai terbakar, Efek kebakaran bisa membahayakan perkebunan sawit sekitarnya, PT MKI Sungai Gelam, Bahari Gembira Ria, RKK, jika tidak membantu kena kebun dia.
Ditambahkan Amril, Kasi kedaruratan dan logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah kab. Muaro Jambi, Perubahan cuaca terdeteksi di perubahan musim ini adalah Puting Beliung, kita lakukan siaga dan sosialisasi.
“Garis Puting Beliung diperkirakan akan melalui Kumpeh, Marosebo dan Jaluko karena lintasan puting beliung”, ungkapnya
Maka kita anjurkan Mereka siaga dan bersiap siap aja.

Penulis IHSAN ABDULAH NUSANTARA

Editor ABDULAH IHSAN
views