_

LKPJ Bupati Tanjab Timur 2017 Mendapat Catatan Pansus

Catatan dan rekomendasi Pansus DPRD terhadap LKPJ Bupati Tanjab Timur TA 2017 cukup banyak saat disampaikan dalam sidang paripurna DPRD. 

HNCK8306-730x487
Pembacaan hasil Pansus laporan keterangan Pertanggungjawaban Bupati tahun anggaran 2017 dalam sidang paripurna DPRD (25/4/2018

JAMBI - Laporan pansus terhadap LKPJ (Laporan Keterangan Pertanggungjawaban) bupati Tanjab Timur tahun anggaran 2017 dibacakan  Nugraha Setiawan anggota Pansus. Sabak, 25,4,2018

Pansus DPRD dibentuk berdasarkan Kep utusan DPRD no 3 /2017 dengan tugas membahas, menilai, catatan dan rekomendasi LKPJ. Dalam catatan  penilaian pansus atas kinerja  pemerintahan diberbagai bidang dan serapan  anggaran mendapat penilaian dikisaran 93 - 95 persen. 

Dalam penetapan belanja daerah TAPD diharapkan dapat  memprioritaskan pelaksanaan program dalam pencapaian visi dan misi kepala daerah, menghentikan belanja yang tidak sesuai dengan nomenklatur.

Beberapa catatan Pansus terhadap Infrastruktur, TAPD mengkoordinir pembangunan kawasan kumuh, dan padat penduduk. Begitu juga Kecamatan dalam melakukan pembangunan berpedoman pada perda RT RW yang telah ditetapkan. Pembangunan ekonomi, dalam pengelolaan minyak subsidi di Kampung Laut dan Nipah Panjang. Dibidang Pertanian, pansus memberikan catatan meminta adanya pendampingan kelompok tani dan Penyediaan pengembalaan ternak di semua kecamatan.

Catatan terhadap Inspektorat, diharapkan ada tindak lanjut atas temuan BPK. Begitu juga, bidang Perhubungan diharapkan  upaya menggali potensi PAD (Pendapatan Asli Daerah) disektor perhubungan, sosialisasi transportasi laut, dan penjagaan pos penjagaan. Berbagai catatan pansus terhadap LKPJ yang lain seperti Tapal batas belum yang belum selesai dan semua OPD saling berkoordinasi. 

Disampaikan oleh Markhaban selaku ketua pansus agar catatan pansus di hari Jumat (27/4) dapat dijadikan pedoman dalam penyampaian  pandangan fraksi - fraksi dalam sidang paripurna.

Nugraha Setiawan Anggota DPRD selesai sidang paripurna mengatakan kepada kantor berita Waktoe,, mendesak agar hal hal yang berkaitan dengan publik, seperti memeratakan guru, kesehatan dan jalan segera dapat diprioritaskan untuk diaelesaikan.

"Tanggap darurat jalan segera selesai dan optimal". Kata Setiawan

Sementara wakil bupati menanggapi soal Infrastruktur fokus di wilayah yang parah kita perbaiki,  kalau sudah dipatok anggarannya.

Penulis Ihsan Abdulah Nusantara

Editor Abdulah ihsan
views