_

Masnah Busro Dampingi Coky Monev Di DPMPTSP dan ULP

Tim Koordinasi , Supervisi dan Pencegahan Korupsi Dipimpin Ketua Tim Ardiansyah Nasution monev di Kabupaten Muaro Jambi

HNCK8306-730x487
Ardiansyah M Nasution

JAMBI - Ketua Tim Koordinasi Supervisi dan Pencegahan KPK ( Komisi Pemberantasan Korupsi), Ardiansyah M Nasution Mendorong segera terbentuk tim advokasi bersama yang berisikan KPK, Pemda dan Pengusaha, hal ini disampaikan dalam pertemuan Koordinasi dan audiensi tim korsipgah KPK RI dengan pemda Muaro Jambi. Sengeti, 6/7/2018.
Tim Advokasi ini di harapkan berdampak terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah dari sektor pajak.
Ardiansyah menyampaikan, masih banyak pengusaha yang ngemplang pajak, hal ini terindikasi masih banyak pajak yang tidak sesuai.
"Usaha makanan yang besar apa disini, tanya Ardiansyah, kita bisa monitoring berapa pemasukan perhari, pajaknya 10 persen"
Masak pajak mereka per hari hanya 65.000 Rupiah perhari, contoh Ardiansyah.
"Bupati duduk manis saja, saya yang akan bicara dengan para pengusaha", tantang Adriansyah.
Dalam kesempatan tersebut Ardiansyah meminta Dinas Pendapatan Daerah untuk mencatat ulang dan mengklasifikasikan, dan mohon bisa disampaikan ke kita (KPK).
Sambung Coky (nama sebutan beken Ardiansyah), Kita nanti juga akan tanya ke pengusaha berapa mereka harus bayar saat urus ijin, dan ada kesulitan apa dalam urus ijin, jangan sampai ijin dipersulit.
Sementara itu, bupati Muaro Jambi Masnah Busro dalam sambutannya mengatakan, beberapa waktu yang lalu menandatangani  komitmen bersama dalam pencegahan korupsi di Jakarta, nah kali ini kita mengucapkan terimakasih atas kedatangan Ardiyansyah bersama rombongan. 
"Pak Coky pemda Muaro Jambi memiliki 31 OPD yang hadir pada ruangan ini dan ditambah kabag dan kabid, mohon arahan agar kami dalam menjalankan tugas tidak menyalahi", sambut Masnah.
Bupati dan Wakil Bupati yang mendampingi Tim Korsupgah KPK RI sebelum acara dimulai melakukan tinjauan langsung di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu dilanjutkan ke Unit layanan Pengadaan.

Penulis IHSAN ABDULAH NUSANTARA

Editor ABDULAH IHSAN
views