_

Nikah Bareng Pancasila Sakti di Malioboro Pukau Masyarakat

HNCK8306-730x487

Waktoe.com - YOGYAKARTA, Forum Ta'aruf Indonesia (Fortais) untuk kesekian kalinya menggelar nikah bareng, kali ini dalam menyambut HUT Kota Yogyakarta ke-261, Hari Kesaktian Pancasila, dan HUT Fortais ke-6 menggelar Nikah Bareng Pancasila Sakti, Selasa (26/09) bertempat di Jalan Malioboro tepatnya di depan Gedung DPRD DIY.

Dalam nikah massal ini diisi oleh acara kirab manten menaiki mobil pemadam kebakaran dari Balaikota Yogyakarta dan disambut oleh pasukan kirab dari drumband Gema Dirgantara Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan (STTKD) Yogyakarta dan rombongan penari edan-edanan begitu memasuki Jalan Malioboro.

Delapan pasangan manten yang menaiki Damkar ini lengkap dengan menggunakan busana manten dari berbagai daerah sebagai simbol Bhineka Tunggal Ika. Prosesi ijab qobul dipimpin Kepala KUA Danurejan, diawali khotbah nikah dan doa manten oleh Kakanwil Kemenag Kota Yogyakarta, hadir sebagai saksi nikah Wakil Walikota Yogyakarta.

"Yang fenomenal pada kesempatan nikah bareng ini adalah mahar ijab qobul berupa seperangkat alat sholat dan pengucapan teks Pancasila yang dilakukan bersama-sama diatas mobil pemadam kebakaran. Selain itu dalam cincin kawin terukir nama dan juga terukir kata Pancasila yang akan merekat di jari mereka sepanjang hayat," ujar Ketua Fortais, RM Ryan Budi Nuryanto, SE disela-sela acara Nikah Bareng Pancasila Sakti.

Ditambahkan Ryan, kegiatan Nikah Bareng Pancasila Sakti ini bertujuan untuk mewujudkan pasangan sakinah, sejahtera dan membawa keberkahan untuk Indonesia sesuai dengan tata kehidupan dan penghidupan masyarakat ber-Pancasila dilandasi cinta Ilahi dan NKRI.

"Dengan perbedaan yang ada ini sebagai perekat persatuan bangsa berlandaskan budaya dan kearifan lokal daerah dari masing-masing peserta sehingga pernikahan ini membawa misi religi, budaya, dan destinasi wisata DIY," tambahnya.

Untuk pasangan termuda adalah Irawan Pambudi Santoso (23) warga Danurejan, Kota Yogyakarta dan Devani Adelya Putri (17) warga Purworejo Jawa Tengah. Dan pasangan tertua Sargito (52) warga Mergangsan, Kota Yogyakarta berpasangan dengan Wakiyem (37) warga Imogiri, Bantul.

Penulis CH DEWI RATIH KPS

Editor IBRAHIM OEMAR
views