_

Pedestrian di Kota Jambi Menelan Anggaran Rp 16,5 Miliar

HNCK8306-730x487
Ilustrasi : Pedestrian Jomblo di kawasan perkantoran Pemerintah Kota Jambi

JAMBI - Dinas Pekerjaan Umum dan Pemukiman Rakyat (DPUPR) Kota Jambi tahun ini mengerjakan pembangunan pedestrian di tiga kawasan, dikabarkan menelan anggaran cukup besar yakni mencapai Rp 16,5 Miliar.

Berdasarkan informasi berhasil dirangkum media ini, proyek Pedestrian itu di bangunan di jalan Hayam Wuruk Jelutung, di jalan Basuki Rahmat didepan kantor Kwarda Pramuka Provinsi Jambi dan di jalan penghubung di Kelurahan Tanjung Pasir, Danau Teluk.

Seperti pembangunan di jalan Hayam Wuruk Jelutung dan di Jalan Basuki Rahmat merupakan proyek lanjutan. Khususnya pembangunan di kelurahan Tanjung Pasir Kecamatan Danau Teluk merupakan proyek yang baru dianggarkan tahun ini.

Pedestrian di jalan Hayam Wuruk menelan anggaran tak tanggung tanggung yakni sebesar Rp 10 Miliar.

Lalu pembangunan pedestrian di jalan Basuki Rahmat tepatnya di depan Markas Kwarda Provinsi Jambi sebesar Rp 5 miliar, dan pembangunan pedestrian di Kelurahan Tanjung Pasir sebesar Rp 1,5 miliar. 

Selain pembangunan pedestrian, pemerintah kota Jambi melalui dinas PUPR tersebut turut menganggarkan pengawasan di tiga proyek tersebut sebesar Rp 345 juta. 

Dijalan Hayam Wuruk sebesar Rp 200 juta, di jalan Basuki Rahmat sebesar Rp 100 juta, dan di Kelurahan Tanjung Pasir Rp 45 juta.

Sementara itu, Kadis PUPR Kota Jambi, Farti Suandri di konfirmasi melalui Via WhatsApp miliknya belum menanggapi terkait besarnya jumlah anggaran bangunan pedestrian bersumber dari dana APBD tahun 2018 itu. Hingga berita ini di publish  

Namun Kabid Bina Marga pada dinas tersebut, Ajrisa Windra menyatakan bahwa pembangunan tersebut adalah bidang Cipta Karya pada Dinas itu. 

"Pedestrian masuk pada CK (Cipta Karya). Mohon maaf langsung konfirmasi ke Kabid Cipta Karya, Momon (nama Kabid,red)," ujar mantan Kepala UPCA Kota Jambi tersebut, belum lama ini.

Kabid Cipta Karya Dinas PUPR, Momon, dikonfirmasi belum menanggapi besarnya jumlah anggaran tersebut. Saat dikonfirmasi via WhatsApp hanya dibaca namun belum merespon.

 

Penulis Ramadhani

Editor Abdullah Ihsan
views