_

Pemudik Asal Jambi 'Dibuang' Tengah Jalan

HNCK8306-730x487
Ilustrasi

JAMBI - Mencari keutungan tanpa menjamin keselamatan maupun kepuasan pelayanan menjadi sasaran empuk oleh jasa angkutan 'nakal' mengejar setoran menjelang lebaran.

Keuntungan semata dan rendahnya nilai pelayanan penumpang mulai terungkap oleh perusahaan angkutan nakal. Kali ini, Penumpang asal Jambi menjadi korban.

Bagi masyarakat berhati-hati mencari angkutan. Pastikan mobil mengantar anda sampai tempat tujuan. Bukan ditengah perjalanan...

Isak tangis serta kekesalan warga jambi  di tengah perjalanan di lokasi yang sepi serta ditempat gelap menuju Raja Basah dan Jakarta oleh mobil bis yang mereka naiki. Puluhan penumpang berangkat dari Jambi sekitar pukul 15.30 WIB Selasa (12/06). 

Penumpang menaiki mobil bis kelas Eksekutif di loket PT Singer Kencana yang berada di sebelah eks bengkel Sumber Tehnik tepatnya di jalan Pangeran Hidayat, Kelurahan Pall V, Kotabaru, Kota Jambi.

Siapa sangka mobil yang mereka yakini mengantar sampai tujuan atau di loket perwakilan, malah subuh hari kemarin Rabu (13/06), Bis itu menuruni penumpang di tengah perjalanan tepatnya di kawasan Mesuji. Supir tak bertanggung jawab itu lantas mengarahkan para penumpang untuk naik ke Bis lain.

"Setelah dituruni ditengah perjalanan kami disuruh naik bis lain. Alasan sang supir akan mengantar penumpang lain untuk mengejar setoran jelang lebaran," sebut Dini, di lokasi kejadian.

Oleh-oleh yang mereka bawa dari Jambi 'kandas' seketika alias rusak. Akibat tumpukan padat serta main 'buang' oleh para supir dan kernet saat menuruni barang- barang. Tanpa banyak bicara sang supir langsung tancap gas pergi. 

Mau tak mau karena kawasan sepi serta hari pagi masih gelap para penumpang naik ke  dalam mobil bis kelas Ekonomi yang diarahkan oleh supir nakal tadi. 

Suasana sumpek, tanpa AC, padat penumpang, bau busuk, dan sorak-sorai suara binatang ternak di dalamnya membuat kegerahan perjalanan.

Isak tangis para balita asal Jambi semakin membuat para orang tua semakin kesal dengan ulah mobil yang pertama mereka naiki tadi.

"Para penumpang dan keluarga sangat menyesalkan atas perbuatan supir dan perusahaan tersebut. Mau dak mau kami harus keluar ongkos lagi untuk naik di mobil lain lagi," katanya.

Atas kejadian ini para penumpang asal Jambi tersebut berharap pihak terkait dapat memberikan sanksi jera oleh perusahaan tersebut. 

"Mahal-mahal kami bayar ongkos malah diturunin di jalan," kesalnya.

Sementara itu, berdasarkan penelusuran media ini di loket PT Singer Kencana yang berada di Jambi itu, salah seorang pengelolah perusahaan yang sedang berada di meja penjualan tiket mengakui bahwa  menuruni penumpang dan mengarahkan penumpang naik bis lain. Bis tersebut adalah bis tempat mereka kelola.

"Sebenarnya itu bis perbantuan kita menjelang lebaran, kami sudah melakukan konfirmasi kepada sang supir dan kami mengakui kesalahan crew kami tersebut dan kami minta maaf," ujarnya.

Penulis Ramadhani

Editor Abdullah Ihsan
views