_

Perayaan Tiong Ciu Meriah di Klenteng Poncowinatan

HNCK8306-730x487
Perkumpulan Fu Qing salahsatu penampil dalam acara Perayaan Tiong Ciu

Waktoe.com - YOGYAKARTA, Jogja Chinese Art and Culture Centre (JCACC) yang merupakan perkumpulan berbagai organisasi sosial dan massa etnis Tionghoa untuk kesekian kalinya menggelar perayaan Zhong Qiu Jie atau Tiong Ciu yang biasa disebut Mid Autumn Festival, merupakan perayaan yang ditunggu-tunggu warga Tiongkok dan warga keturunan di berbagai negara, Rabu (04/10) bertempat di Klenteng Tje Ling Kiong, Poncowinatan, Yogyakarta.

“Perayaan Tiong Ciu selalu dirayakan pada tanggal 15 bulan 8 kalender Tiongkok yang pada tahun ini jatuh pada hari Rabu tanggal 4 Oktober 2017. Perayaan ini adalah salah satu ajang kumpul keluarga untuk doa bersama dan bersyukur pada Tuhan Yang Kuasa sambil menikmati kue bulan dan makanan di bawah sinar bulan purnama,” ujar Wakil Ketua Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) DIY, Ellyn Subiyanti, yang sekaligus menjadi pengampu acara Tiong Ciu 2017, disela-sela acara.

Ditambahkan Ellyn, perayaan Tiong Ciu tahun ini yang mengangkat tema Kebersamaan dalam Keberagaman akan diisi oleh doa bersama dari para pemukau agama dan aliran kepercayaan di DIY, penampilan drama dari para pemuda JCACC yang berjudul The Legend of Moon Goddes serta menampilkan barongsai LED, Liong Putra, Liong Putri, lagu-lagu Mandarin dan tarian Tionghoa dari berbagai paguyuban. “Yang membedakan perayaan Tiong Ciu tahun ini dengan tahun lalu adalah dengan tidak hadirnya Liong Dupa digantikan penampilan Barongsai LED dari Ambarawa. Yang tidak kalah penting adalah acara lelang yang selalu ditunggu-tunggu peminatnya. Dan untuk pertama kalinya panitia membuka kesempatan kepada masyarakat umum untuk ikut serta berpartisipasi mengisi stand bazar di area berlangsungnya acara,” tambahnya.

Acara ini diharapkan dapat menjadi ajang pemersatu tali silaturahmi kepada siapapun yang menghadiri acara Tiong Ciu. "Semoga melalui acara ini dapat mempererat tali silaturahmi diantara kita semua," katanya.

Penulis IBRAHIM UMAR

Editor IBRAHIM OEMAR
views