_

Personil Kodim 0732/Sleman Dikerahkan Untuk Evakuasi Korban Erupsi Merapi

HNCK8306-730x487

Waktoe.com - SLEMAN, Komando Distrik Militer (Kodim) 0732/Sleman ikut membantu jalannya proses evakuasi korban terdampak erupsi freatik gunung merapi yang terjadi pada Jumat (11/05) pada pukul 07.45 WIB. Dikabarkan gunung merapi mengeluarkan asap sulfatara sejauh 5.500 meter yang mengakibatkan hujan abu diwilayah setempat dan beberapa wilayah di Kabupaten Sleman.

Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0732/Sleman Mayor Inf Y Totok K yang dihubungi melalui telepon selulernya mengatakan pihaknya dipimpin Komandan Kodim (Dandim) 0732/Sleman bersama BPBD Kabupaten Sleman melakukan evakuasi dibeberapa titik penampungan. "Untuk wilayah Pakem pengungsian ada di Balai Desa Hargobinangun berkapasitas 500 orang, Disaster Oasis 200 orang, Balai Desa Pakembinangun 300 orang, SLB Pakem 300 orang, Gedung serbaguna Grhasia 500 orang, barak pengungsian Watuadeg 500 orang, barak Jamblangan 300 orang," ujarnya.

Sedangkan untuk wilayah Ngemplak barak pengungsian Bimomartani, tepatnya di Dusun Cokrogaten kapasitas pengungsi 5.000 orang, untuk barak pengungsian Sindumartani di Dusun Sindumartani sekitar 10.000 orang. "Dan di wilayah Kalasan barak pengungsian Umbulmartani kapasitas 10.000 orang," tambah Totok.

Pihaknya membantu korban erupsi merapi dengan membagikan masker serta mengevakuasi masyarakat yang terdampak erupsi ketempat penampungan. "Namun beberapa pengungsi saat ini telah kembali kerumah mereka karena mereka menganggap keadaan sudah normal," katanya.

Dia juga menghimbau kepada warga Sleman untuk tidak melakukan aktifitas diluar rumah kecuali ada hal yang mendesak dan sangat penting. "Apabila harus keluar rumah pakailah jaket, topi, dan masker agar terhindar dari abu merapi," pungkas Totok.

Penulis Dewi Ratih | ch.dewiratih@gmail.com

Editor CH DEWI RATIH KPS
views