_

Popriyanto Komisi IV DPRD Provinsi Jambi Berharap Tata Kelola Lingkungan Diperhatikan

ISCC memberikan dampak positif terhadap Lingkungan dan kesadaran tata kelola lingkungan, berkurangnya gas rumah kaca dan pengelolaan lahan berkelanjutan.

HNCK8306-730x487
Wakil Gubernur Jambi Fachrori Umar saat memberikan sertifikat ISCC kepada kUD Makarti

JAMBI - Pemberian Sertifikat ISCC bagi petani swadaya Jambi diharapkan mampu memantik  petani swadaya yang lain yang tergabung dalam koperasi bisa mengikuti jejak KUD Makarti yang mendapatkan  sertifikat tersebut. Harapannya dengan mendapatkan ISCC tata kelola lingkungan semakin baik, ekosistim terjaga dan keanekaragaman hayati tidak punah, hal ini disebabkan atas kesadaran bersama akan pentingnya memelihara lingkungan sekitar kita.

 ISCC (International Sustainability & Carbon Certification) merupakan sistem sertifikasi bertaraf internasional pertama untuk membuktikan “sustainability”, “traceability” dan penghematan dari efek gas rumah kaca untuk segala jenis produksi biomass (energi yang terbarukan). CPO bersertifikasi ISCC berpotensi untuk mendapatkan premium sekitar 20 – 30 dolar AS per metrik ton dari harga di pasar dunia.

ISCC menjelaskan peraturan dan prosedur untuk sertifikasi biomassa dan bioenergi dalam bahan bakar dan sektor listrik, yang bertujuan mengurangi gas rumah kaca, pengelolaan lahan yang berkelanjutan dan perlindungan habitat alam.  Sertifikakasi tersebut bersifat independen, yang dilakukan oleh lembaga sertifikasi dan diakui BLE yang bekerja sama dengan ISCC.  Audit dilaksanakan berdasarkan prosedur terdokumentasi dan daftar periksa ISCC yang telah dikembangkan

Tujuan dari ISCC adalah untuk pembentukan system yang berorientasi internasional, praktis, dan transparan untuk sertifikasi biomassa dan bioenergi.  ISCC difokuskan pada :Pengurangan gas rumah kaca,Pengelolaan lahan berkelanjutan,Perlindungan habitat alam dan Keberlanjutan sosial

Persyaratan mengenai sustainability, penanaman untuk produksi biomassa harus mematuhi; perlindungan terhadap area HCV, Perlindungan terhadap area dengan stok karbon yang tinggi, perlindungan terhadap lahan gambut, dan Pengelolaan kebun yang berkelajutan

Standar-standar yang harus dipenuhi dituangkan dalam dokumen ISCC 202 Sustainability Requirements for the Production of Biomass

Sedangkan persyaratan mengenai reduksi emisi gas rumah kaca dan metodologi perhitungannya, produksi biomassa cair harus dapat mereduksi emisi gas rumah kaca sebesar 35%. Oleh karena itu dibutuhkan data-data seperti: Kebutuhan bahan energi (pemupukan, transportasi operasional, listrik dan pompa, land application), Peralatan yang mengakibatkan munculnya emisi (genset, transport operasional, transport buah, dll).

Dalam traceability (penelusuran), asal mula biomassa berkelanjutan (dalam hal ini adalah TBS) yang digunakan untuk memproduksi biomassa cair harus ditelusuri melalui berbagai tahap produksi dan pasokan sampai ke produksi biomassa tersebut.

Tata Kelola lingkungan di provinsi Jambi sebetulnya sangat memprihatinkan, aliran sungai Batanghari yang membentang sudah sangat tercemar oleh berbagai limbah.

Seperti yang disampaikan Popriyanto dari Komisi IV DPRD Provinsi Jambi,  (26/3) diacara Lokarkarya dan peluncuran sertifikat ISCC kepada KUD Makarti, tata kelola limbah memprihatinkan, penyidik lingkungan hidup sangat kurang. Dan pemerintah belum menganggap tata kelola Lingkungan. Jadi tata kelola lingkungan selama ini belum diseriusi.

Misalnya, Jika kita melihat Lay out pabrik sawit atau karet semua  mirip.

Politisi Golkar ini menilai ada sekitar 5 kabupaten dihulu sungai Batanghari yang menyumbang andil besar dalam pencemaran sungai, mereka ini melakukan peti (penambangan emas tanpa ijin), lumpur dan pasir masuk ke sungai dan terjadi pendangkalan/sedimentasi. belum lagi ditambah limbah pabrik sawit dan karet yang diduga banyak andil dalam pencermaran sungai Batanghari.

Banyak pabrik didirikan di tepi sungai Batanghari, setiap hari sungai dijadikan Jalur transportasi, namun karena dangkal banyak yang beralih ke jalur darat. Misalnya sekarang banyak batubara pakai transportasi darat sekutar 1000 truck dan hal ini berakibat terjadinya jalan cepat rusak bahkan adanya peningkatan kecelakaan.

" Waktu kecil saat bermain di sungai Batanghari kalau haus berani minum air sungai, sekarang gak ada yang berani".

Jika dulu orang bawa pancing ke sungai Batanghari bisa dipastikan pulang bisa makan, sekarang sudah sangat sulit mengandalkan sungai, karena memang sudah tercemar.

Maka jika para petani swadaya baik itu petani karet maupun petani sawit yang tergabung dalam Koperasi sebagai pioneer dalam tata kelola lingkungan sebagai salah satu prasyarat mendapatkan sertifikat ISCC seperti KUD Makarti,  lingkungan akan baik, pungkasnya.

Baca Juga : http://waktoe.com/post/wagub-jambi-fachrori-umar-berikan-sertifikat-iscc-kepada-kud-makarti-kabupaten-muaro-jambi

 

Penulis Ihsan Abdulah Nusantara

Editor Ihsan Abdulah Nusantara
views