_

Proyek Rumdis Wako Jambi, Pjs : PU Tak Pernah Lapor

HNCK8306-730x487
Pengerjaan proyek di Rumdis Walikota Jambi

JAMBI - Pjs Walikota Jambi M Fauzi menyesalkan kinerja Dinas PUPR Kota Jambi dan kontraktor, ini terkait adanya proyek di rumah dinas walikota Jambi yang saat ini tengah dikerjakan menggunakan dana APBD Kota Jambi 2018.

"Iya, itu tidak pernah melapor," kata Pjs Walikota Jambi, M fauzi, belum lama ini.

Menurutnya, setiap proyek yang mempergunakan keuangan negara dan daerah harus dilaksanakan secara transparan dengan memasang papan proyek, ini sesuai kaidah yang telah ditentukan dalam pelaksanaan proyek pemerintah. 

"Jika tidak di pasang kita khawatir masyarakat akan beranggapan ada permainan antara kontraktor dan dinas terkait. Apalagi ini di rumah dinas Walikota," tegas Pjs Walikota.

Seperti diketahui sebelumnya, Rumah Dinas (Rumdis) Walikota Jambi saat ini sedang dalam proses rehab, terlihat dari banyaknya material bangunan dan puluhan pekerja sedang sibuk mengerjakan Proyek yang diduga menggunakan APBD Kota Jambi 2018. 

Tanah longsor di Rumah Dinas Walikota Jambi yang terjadi 20 November 2017 lalu, kegiatan itu merupakan proyek pembangunan Turap dan Rekonstruksi Drainase yang dilaksanakan Dinas PUPR Kota Jambi dengan menggunakan APBD 2018 dikabarkan menelan anggaran senilai Rp 4,2 Milyar.  

Personil Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Jambi yang berjaga di Rumdis Walikota Jambi, mengaku tidak tahu soal proyek tersebut, meski lokasi itu saat ini tengah dipenuhi material bangunan serta pekerja proyek yang sedang bekerja.

Sejumlah Petugas jaga Pol PP Rumdis, mengatakan bahwa pekerjaan proyek sudah mulai berjalan sebelum memasuki Bulan Puasa, namun mereka tidak tahu apapun terkait kegiatan Proyek itu. Tak adanya papan informasi yang dipasang oleh Pelaksana Proyek diduga sengaja dilakukan.

"Seinget saya kegiatan sudah jalan beberapa Minggu, tapi untuk lebih jelas ke Pos sana aja, karena disana ada agenda buku tamu. Disitu bisa diketahui siapa saja yang datang dan keperluannya," kata Petugas Jaga, Pos Depan Aula Griya Mayang sambil menunjuk Pos penjagaan lain.

Sementara Petugas jaga Pos lain terkesan enggan terbuka soal buku tamu untuk mengetahui informasi lebih jauh terkait proyek itu.

"Proyek ini memang sudah beberapa Minggu ini," kata Petugas yang berjaga di Areal lainnya. 

Pantauan dilapangan di lokasi Proyek tidak ditemukan papan informasi yang biasanya berisi sumber anggaran, waktu pelaksanaan serta pihak ketiga pelaksana kegiatan. Tidak juga ditemukan Kontraktor Pelaksana dan Konsultan Pengawas.

Dilokasi hanya ditemukan puluhan pekerja yang didatangkan dari Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara. Saat ini mereka tengah melakukan pemasangan Paku Bumi untuk untuk beberapa titik.

"Kami tidak tahu siapa kontraktornya, kami disini hanya disuruh kerja. Langsung ke Pol PP yang jaga aja Mas," kata seorang pekerja. 

Penulis Ramadhani

Editor Abdullah Ihsan
views