_

Ratusan Manager Hotel Berkumpul di Yogyakarta dalam Rakernas I IHGMA

HNCK8306-730x487

Waktoe.com – YOGYAKARTA, Indonesian Hotel General Manager Associaton (IHGMA) sebagai asosiasi para General Manager Hotel seluruh Indonesia menyelenggarakan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) yang pertama, bertempat di Hotel Grand Mercure Yoogyakarta pada 4 hingga 6 Mei 2018. Kegiatan kali ini mengusung tema ‘Budaya untuk pariwisata dan pariwisata untuk budaya’ mengingat Yogyakarta sebagai tuan rumah acara rakernas merupakan pusat budaya Jawa, terlihat dengan banyaknya potensi budaya yang bias dikunjungi di Yogyakarta, seperti Candi Borobudur, Prambanan, Kraton Yogyakarta, dan lainnya.

Untuk itu, IHGMA ingin menjadikan aspek budaya sebagai sumber inspirasi dan inovasi dalam melaksanakan kegiatan ataupun program kerja di industri hospitality, juga mengaktualisasikan dan mengedepankan kearifan kegiatan budaya local menjadi berkelas dan mendunia.

Diakui Ketua Pelaksana Rakernas I IHGMA yang juga menjabat sebagai Ketua IHGMA DPD DIY, Herryadi Baiin, pihaknya ingin mengusulkan dan menjadikan atraksi budaya di semua daerah yang ada di Indonesia tidak bersifat sporadic, tetapi satu kesatuan dalam kalender kegiatan atraksi cincin budaya nusantara tahunan yang lebih terencana. “Sehingga kegiatan tersebut memberi kontribusi yang signifikan dalam menaikkan kedatangan jumlah wisatawan local dan mancanegara khususnya,” ujarnya, Sabtu (05/05) disela-sela acara pembukaan Rakernas I IHGMA.

Selain itu, dalam rapat kerja nasional yang dihadiri lebih dari 350 para executive hotelier dari seluruh Indonesia ini, IHGMA ingin berkontribusi nyata dalam mensukseskan program pemerintah dalam bidang kepariwisataan, baik dalam jangka pendek seperti mendatangkan wisatawan mancanegara dan memberikan pelayanan terbaik maupun dalam jangka panjang untuk menjaga pariwisata yang berkelanjutan.

“Serta dengan prinsip-prinsip profesionalitas, integritas dan networking, IHGMA juga berkomitmen menerapkan strategi bisnis yang berdayagyna untuk kelangsungan industry pariwisata serta dalam rangka meningkatkan perekonomian daerah setempat khususnya dan Indonesia pada umumnya,” tambah Herryadi Baiin.

Sementara itu Ketua Umum DPP IHGMA Wishnu HS Al Bataafi, pada kesempatan yang sama menjelaskan organisasi yang digawanginya saat ini resmi terbentuk dan dikukuhkan di Bali pada 20 April 2016, dan seiring perkembangannya, hingga saat ini keanggotaannya sudah mencapai hamper 1.000 hotel manager atau general manager dari hotel-hotel berbintang, melati, ataupun villa, dan telah terbentuk pengurus daerah di 25 DPD di seluruh Indonesia.

“Kami baru saja merayakan HUT yang ke 2 di Bali dan dirayakan diseluruh Indonesia pada tanggal 20 April 2018 lalu, dengan berbagai kegiatan seperti donor darah, bakti social, dan berkunjung ketempat-tempat sosial dan ditutup dengan pemotongan tumpeng. Diusia yang masih muda ini IHGMA telah menjadi bagian dan mitra pemerintah dalam setiap kegiatan di seluruh Indonesia,” katanya.

Selain itu, sambung Wishnu, IHGMA sebagai wadah asosiasi profesi para manager hotel di Indonesia, dituntut untuk senantiasa meningkatkan, mengembangkan dan menjaga keberadaan atau eksistensi dari organisasi, agar tujuan berdirinya wadah ini yang telah tertuang dalam visi dan misi IHGMA dapat benar-benar terwujud dan direalisasikan.

Penulis Dewi Ratih | ch.dewiratih@gmail.com

Editor CH DEWI RATIH KPS
views