_

Saleh Ridho dan Dua ASN Diperiksa Panwaslu Kota Jambi

HNCK8306-730x487
Saleh Ridho/net

JAMBI - Panitia Pengawas Pemilu Kota Jambi memeriksa tiga petugas Dinas Perhubungan Kota Jambi terkait beredarnya video dugaan politik praktis. Satu diantaranya diperiksa adalah Kepala Dinas Perhubungan Kota Jambi, Saleh Ridho, Sabtu (23/06/2018).

Ketua Panitia Pengawas Pemilu Kota Jambi, Ari Juniarman mengatakan, pihaknya terus mendalami hasil dari pemeriksaan tersebut. Selain Saleh Ridho, pihaknya turut memeriksa dua orang Aparatur Sipil Negara di kantor Dinas Perhubungan Kota Jambi yakni TE dan ZK.

"Selama 3+2 hari sejak diterima laporan, kami masih mendalami apapun hasilnya baru dapat kami sampaikan, apakah melanggar atau tidak," kata Ari Juniarman.

Menurut Ari, pemeriksaan tersebut menyusul beredarnya video Dinas Perhubungan Kota Jambi yang dilaporkan oleh Naguib Alkaf ke kantor Pengawas Pemilu Kota Jambi atas dugaan pelanggaran ASN Dishub Kota Jambi dalam kepentingan pemilihan salah satu pasangan calon Walikota Jambi yakni nomor urut dua. Laporan tersebut telah diterima Panwaslu dengan nomor laporan 07/LP/PW/Kota/05.01/VI/2018, Kamis (21/06/2018).

"Mereka diperiksa lebih kurang dua jam," kata Ari.

Sementara itu, pelapor Naguib Alkaf dikonfirmasi meminta Panwaslu bekerja secara profesional dalam menindak lanjuti laporan tersebut. Lalu meminta panwaslu turut memeriksa Sekretaris Daerah Kota Jambi, Budidaya.

"Karena di dalam video tersebut turut menyebutkan Sekda Kota," kata Dia.

Seperti diketahui sebelumnya, dalam video berdurasi 02 menit 06 detik tersebut viral di tengah masyarakat dan media sosial, terlihat puluhan petugas sedang melakukan apel di salah satu lapangan terbuka di sebuah tempat bongkar muat barang di kota Jambi. Tiap petugas Dinas Perhubungan Kota Jambi akan diberikan Sembako, asalkan turut mensukseskan pemilihan Walikota Jambi pada Rabu 27 Juni 2018.

Pimpinan apel itu diduga Kepala Dinas Perhubungan Kota Jambi, Saleh Ridho. Video tersebut diambil saat bulan Ramadhan menjelang hari raya Idul Fitri. Suara didalam video itu, terdengar percakapan antara pimpinan kepada seluruh para petugas. Ada 180 petugas dishub yang belum mendapatkan sembako dan akan diberikan kepada petugas Dinas Perhubungan Kota Jambi menjelang hari raya idul Fitri. Bantuan sembako tersebut langsung dari Walikota Jambi non aktif.

"Bapak Walikota kito bapak Fasha lagi cuti melalui programnya Insya Allah besok akan diberikan sembako, diberikan kepada kawan-kawan yang kemarin belum dapat. Sekitar 180 orang," sebut suara didalam video tersebut.

Bantuan sembako itu, disebutkannya, merupakan perhatian dari Walikota non aktif kepada petugas Dinas Perhubungan.

"Ini dari pak Walikota, perhatian dari bapak Syarif Fasha yaitu Sembako. Sayo minta kepada rekan-rekan sekalian. Saat lebaran ngumpul dengan keluarga besar, Sayo minta tolong, bantu sayo bersamo mensukseskan tanggal 27. Kamu pahamlah kan," katanya lagi 

"Kalau bendo tu dak sukses ntah ketemu Sayo ndak lagi, lain bosnyo lain pula kebijakannyo. Kalau kamu nak samo-samo bantu Sayo, kito samo-samo sukseskan, ajak keluargonyo," tambahnya.

Diakhir video tersebut dikatakan pula 

"Sayo jujur dipertengahan bulan ramadhan ini memikirkan kamu ini lah, macam mano cari akal Sayo tu. Alhamdulillah komunikasi dengan bapak sekda dengan bapak pimpinan, biso kito berbuat. Kalau dibandingkan dengan TKK yang lain, kalau kamu punyo kawan biso tanyolah. Terima kasih atas perhatian rekan-rekan sekalian, sampaikan salam buat keluargo. Yang penting tadi tanggal 27, Sayo minta tolong. Kalau nak sampaikan, sampaikan lah.  Sayo komit bantu pimpinan," tutupnya.

 

Penulis Ramadhani

Editor Abdullah Ihsan
views