_

SMA Negeri 6 Nyaris Terbakar Tolak Kepsek Baru

HNCK8306-730x487

JAMBI - Pelajar SMA Negeri 6 Kota Jambi menggelar aksi di sekolah menolak pergantian kepala sekolah dari pihak luar dan meminta fasilitas baru. Aksi pelajar tersebut dilakukan di perkarangan sekolah, Rabu 29 Agustus 2018.

Pelajar menginginkan jabatan pelaksana tugas Kepsek tetap dipimpin oleh guru disekolah itu, karena masih banyak guru yang memenuhi syarat sebagai Kepala Sekolah. Sebagai tuntutan Pelajar membentang spanduk sebagai bukti penolakan tersebut. Pelajar nyaris membakar tiga ban sekaligus namun berhasil dihalau oleh pihak sekolah. 

Selain itu, pelajar menuntut fasilitas baru seperti setiap organisasi wajib memiliki ruangan, lalu simulasi ujian nasional sampai 3 kali, sarana dan prasarana UNBK harus lengkap tanpa meminjam dari pihak luar dan tanpa adanya pungutan lainnya. Lalu, program beasiswa harus digencarkan serta sekolah harus menghapuskan uang pungutan komite dan uang-uang lainnya.

"Bahkan sudah tiga tahun sekolah tak melakukan kegiatan pentas seni. Silahkan masuk Kepala Sekolah baru tapi penuhi beberapa aspirasi kami," kata seorang pelajar dalam orasinya. 

Bahkan Pelajar mengancam apabila dalam waktu satu bulan kedepan aspirasi tersebut tak dipenuhi oleh pihak terkait, pelajar akan melakukan orasi lanjutan. Pelajar enggan untuk membubarkan diri dan tetap melakukan orasi lanjutan. 

"Tunggu akibatnya," kata Pelajar.

Kordinator Pengawas SMA Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, Adi Trino kepada pelajar menyebutkan, tuntutan tersebut bukan-lah untuk Kepala sekolah baru melainkan tuntutan untuk Kepala Dinas 

Karena saat ini Gubernur Jambi bukanlah definitif namun pelaksana tugas, maka jabatan kepala sekolah juga di jabat Pelaksana tugas. Kepada pelajar, Adi Triono menjanjikan mengawal tuntutan tersebut.

"Terhitung 1 September ini Kepsek sudah pensiun. Tuntutan ini akan disampaikan ke Kepala Dinas," kata Adi.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMA Negeri 6 Kota Jambi, Khairil Amri, sejauh ini Pihak sekolah belum menerima surat pergantian ataupun penunjukan pelaksana tugas Kepsek dari Dinas Pendidikan Provinsi Jambi.

"Bahkan dari lisan pun belum menerima surat pergantian kepala sekolah. Pelajar ingin pelaksana tugas dari guru disini.  Memang ada guru disini yang memenuhi syarat sebagai Kepsek dan pernah dinominasikan sebagai Kepsek SMA Titian Teras," pungkas Khairil.

Ditengah aksi yang dilakukan ratusan pelajar mendapatkan pengawalan yang ketat dari petugas keamanan.

Penulis : Ramadhani

 

Penulis Tim redaksi

Editor Ihsan Abdullah
views