_

Status Gunung Merapi Waspada, BG Lapor Bupati

HNCK8306-730x487
Dokumen foto letusan freatik gunung Merapi Mei 2018

JATENG - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) meningkatkan status gunung Merapi dari normal ke waspada, maka warga masyarakat dihimbau untuk mengosongkan segala aktifitas radius 3 KM dari puncak, terutama untuk Kawasan Rawan Bencana (KRB) III, agar waspada. Klaten, 22/5/2018.

Ketua Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klaten pun menghimbau stake holder di lereng gunung Merapi untuk mengambil langkah-langkah yang dianggap perlu.

Ketua Pelaksana BPBD kabupaten Klaten, Bambang Giyanto mengemukaan, Dari 11/5, sudah diantisipasi untuk masker kita drop 16.000 di 3 desa, Balerante, Sidorejo dan Tegalmulyo, sebagai bufferstok 10 ribu di kantor Kec. Kemalang, jadi jumlah 26 ribu masker yang sudah kita berikan.

Lanjut BG, tadi malam dari BPBD ke lapangan memberikan penjelasan kepada warga di titik kumpul agar tetap tenang dan bisa kembali kerumah sesuai info dari BPPTKG.

Pagi ini kami menghadap Sekda dan Bupati untuk menggelar rapat lintas sektoral menghadapi kemungkinan kenaikan status Merapi, pungkas Bambang Giyanto.

Diketahui, letusan freatik gunung Merapi terjadi beruntun di (21/5) hingga sore hari dan terjadi hujan abu dibeberapa titik yang mengakibatkan warga merasa trauma seperti kejadian tahun 2006, hingga akhirnya mengungsi di koramil Manisrenggo, namun warga tengah malam berangsur kembali ke rumah masing masing.

Penulis Eksan Hartanto

Editor Abdulah Ihsan
views