_

STTKD Menggelar Kirab Pelepasan dan Penyambutan Taruna

HNCK8306-730x487

Waktoe.com - YOGYAKARTA, Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan (STTKD) Yogyakarta untuk pertama kalinya menggelar Kirab Sejuta Derap Langkah STTKD Yogyakarta Songsong Bandara New Yogyakarta International Airport (NYIA), yang merupakan acara pamit wisudawan dan wisudawati serta memperkenalkan para taruna dan taruni baru STTKD Tahun Ajaran 2017/2018, yang digelar pada hari Minggu (12/11) diikuti sekitar 1550 peserta dengan mengambil start dari halaman DPRD DIY menuju Titik Nol Kilometer. 

“Acara kirab pamit dan perkenalan sendiri diadakan dalam rangka pamit wisudawan-wisudawati dan perkenalan taruna-taruni baru tahun 2017/2018, sekaligus kirab ini sebagai ungkapan syukur dan terimakasih kepada masyarakat Yogyakarta yang telah mendorong terlaksananya pendidikan para tauna-taruni STTKD,” ujar Kepala STTKD Yogyakarta, Marsda TNI (Purn) Udin Kurniadi, SE, MM disela-sela kirab.

Ditambahkannya, STTKD sesuai dengan visinya sebagai pusat keunggulan (Centre of Excellence) di bidang kedirgantaraan siap mewujudkan nawacita Presiden Jokowi tentang konsep maritim dunia, terlebih saat ini Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sedang membangun Bandar Udara New Yogyakarta International Airport (NYIA) yang berada di Kabupaten Kulonprogo. “Untuk itu STTKD siap menyediakan tenaga ahli yang mumpuni dan berkompeten dibidangnya,” tambahnya.

Kirab tersebut menghadirkan 50 taruna-taruni berprestasi, 100 peserta Drumband Gema Dirgantara STTKD, 250 calon wisudawan-wisudawati, 150 Unit Kegiatan Mahasiswa, yang terdiri atas Basket, Neladiri, tari, Futsal, dan Jurnalistik, 1000 taruna-taruni junior tingkat I, 50 taruna-taruni organisasi, serta rombongan Rampak Kendang.

STTKD sendiri terbagi atas enam program studi, selain itu diharapkan warga Yogyakarta dapat lebih mengenal STTKD melalui acara kirab tersebut. “Untuk menghadapi MEA, kita harus berdikari untuk mensupport kedirgantaraan, jangan sampai nanti malah mengambil tenaga kerja dari luar Indonesia,” pungkasnya.

Penulis CH DEWI RATIH KPS

Editor OEMAR NUSWANTARA
views