_

Terminal Itu Dulu Pernah Ada

Saat Fajar menyingsing, terminal Deles sudah penuh aktifitas para penumpang yang akan kepasar maupun bekerja, pasar Kembang, Prambanan, atau bahkan sampai Purworejo.

HNCK8306-730x487
Terminal Deles Indah di Kaki Gunung Merapi, di Sidorejo kecamatan Kemalang, kab. Klaten

Terminal deles indah diperkirakan berdiri pada tahun 1986, dengan trayek Deles- Pasar Kembang – Prambanan – Jogya – Purworejo. Aktifitas terminal  digunakan oleh warga untuk pergi ke Pasar, bekerja, maupun berangkat ke sekolah.

Transportasi yang masuk ke terminal hanya Micro bus bernama Waspada. Ada beberapa bus dari kota Klaten namun hanya sampai di Kaliwuluh seperti Cipto waluyo, Tulus Rapi, Putra Jaya.

Untuk ongkos pun masih tergolong murah hanya Rp. 200,-  untuk pelajar dan Rp. 500,- untuk umum.

Terminal Deles Indah memiliki berbagai fasilitas, lahan terminal yang luas, Toilet, warung dan berbagai advertising dari perusahaan-perusahaan pun meriah terpasang di sekeliling terminal.

Seperti yang di sampaikan Sukiman, terminal dulu sering dipakai acara, seperti Hash, seperti jalan bersama ribuan orang yang tidak boleh membawa makanan, jadi nanti warga menjajakan makanan murah terhadap mereka.

“terminal Deles Indah sebagai pusat informasi”.

Banyak toko besar dikota Klaten membuat gasebo dengan nama masing masing toko, mulai dari Amigo, Saudara, Bioskop Rita, Dinasty dll semua memiliki gasebo disini.

Event-event besar pun sering digelar di Deles, jadi warga cukup terbantu dengan adanya terminal Deles Indah.

Lanjut Sukiman, jika pasaran legi (penanggalan jawa) sangat ramai jadi bus tidak sampai prambanan, hanya sampai di pasar kembang sudah dioper bus lain. Terminal mulai tidak fungsi disekitar tahun 1996, pungkasnya.

Terminal Deles Indah sekarang tinggal bekas aspal dan puing bangunan loket. Sebagian oleh warga dibangun area track motor. Untuk mempersiapkan puncak acara Gora Swara Nusantara mulai 26 hingga 28 Oktober 2017, bekas terminal ini di sulap menjadi panggung alam.

Panggung utama diapit dua bukit yang juga dijadikan panggung, yang memiliki pelataran dan embung kecil serta tempat duduk penonton. Proses penataan masih dikerjakan.

Deles Indah merupakan objek wisata yang terletak di lereng sebelah timur kaki Gunung Merapi, sekitar 25 km dari pusat kota Klaten. Deles Indah berada di wilayah desa Sidorejo, Kemalang, Klaten, dengan ketinggan antara 800 – 1300m di atas permukaan laut. Lokasi ini mempunyai potensi khusus suasana pemandangan alam pegunungan. Dari lokasi objek wisata Deles Indah dapat dilihat pemandangan puncak merapi dengan nyata, termasuk pemandangan kota Klaten, cerobong perusahaan Pabrik Gula Gondang Baru dan perusahaan Pabrik Gula Ceper Baru, demikian juga Rawa Jombor dengan jajaran gunungkapurnya.  Lokasi Deles Indah sendiri terletak di bawah radius 10 km dari puncak Merapi yang sudah banyak dihuni.

Deles Indah merupakan sebuah kawasan yang luas dengan pemandangan alam yang sejuk khas pegungunan. Beberapa tempat menarik yang dapat dikunjungi adalah berupa peningalan-peninggalan sejarah dan tempat-tempat rekreasi khusus.

Lokasi andalan obyek wisata Deles diantaranya,  Bekas pasanggrahan  Pakubuwana X ; tempat ini berupa bangunan pesanggrahan yang dipakai untuk bertapa/bersemedi oleh Sunan Pakubuwana X pada sekitar tahun 1938. Makam Kyai Mlayopati; yaitu sebuah bangunan berupa makam, disekelilingnya terdapat pelataran sederhana yang biasa dipakai untuk ziarah/nyepi oleh penduduk Kemalang dan sekitarnya. Sendang Kali Reno; yang berupa sendang/mata air yang mempunyai warna air yang berwarna-warni. Taman Ngajaran: sebuah taman yang terletak di bagian barat hutan Akasia dan sebelah utara pesanggrahan Pakubuwana X dan juga di sepanjang jalan menuju bukit Petung. Taman ini biasa digunakan untuk rekreasi dan camping. Taman Pring Cendani: scara alami lokasi ini merupakan hutan bambu yang tidak teratur, di dalamnya terdapat jalan setapak menuju ke puncak merapi. Satu potensi khusus dari taman ini yaitu dominan ditumbuhi satu vegetasi bambu-bambu pendek / pring Cendani. Gua Sapuangin: sebuah gua yang terletak di bawah bukit Pring Cendani yang memiliki kedalaman sekitar 8m.

Di Deles Indah juga terdapat CCTV Stasiun Pasar Bubar dan Deles yang berfungsi untuk mengawasi aktivitas gunung Merapi. Stasiun tersebut merupakan tempat yang didirikan oleh Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi Yogyakarta (BPPTKG) Yogyakarta.

Penulis Ihsan Abdulah Nusantara

Editor Ihsan Abdulah Nusantara
views