_

Tiga Pejabat Pemkot Jambi Diperiksa Panwaslu

Setelah pemeriksaan Kabag Humas Abu Bakar keluar dari pintu belakang

HNCK8306-730x487
Assisten I dan Kasat Pol PP setelah pemeriksaan

JAMBI - Tiga Pejabat Pemerintah Kota Jambi diperiksa Panitia Pengawas Pemilu Kota Jambi, Kamis (28/06). Pemeriksaan tersebut menyusul laporan dugaan tidak netral sebagai Aparatur Sipil Negara dalam pelaksanaan pemilihan Kepala Daerah di Kota Jambi.

Tiga pejabat diperiksa tersebut Assisten I Mukhlis, Kasat Pol PP Yan Ismar, dan Kabag Humas Abu Bakar. Pemeriksaan tersebut dibenarkan oleh Ketua Panitia Pengawas Pemilu Kota Jambi, Ari Juniarman.

"Iya (diperiksa, red)," kata Ari Juniarman.

Ari Juniarman membantah pemanggilan tiga pejabat pemerintah kota Jambi tersebut setelah mangkir dari pemanggilan pertama oleh petugas Panwaslu. Lalu, Panwaslu melayangkan surat pemanggilan kedua.

"Bukan mangkir tapi minta di tunda karena ada tugas kerja," ujar Ari Juniarman.

Pantauan dilapangan pemeriksaan tersebut dilakukan sejak pukul 10.00 WIB hingga pukul 13.00 WiB. Ketiganya datang di dalam satu mobil dinas milik pemerintah dan langsung diperiksa diruangan berbeda.

Setelah pemeriksaan selama tiga jam itu, Assisten I dan Kasat Pol PP berlalu meninggalkan kantor panwaslu melalui pintu depan, dan langsung menaiki mobil yang berada di jalan aspal di depan kantor Panwaslu tersebut.

Sementara Kabag Humas Abu Bakar menghindar dari para awak media tengah menunggu di depan kantor tersebut, lalu Abu Bakar keluar meninggalkan dari pintu belakang dan langsung menaiki ke dalam mobil yang berbeda.

Kasat Pol PP Kota Jambi, Yan Ismar dikonfirmasi mengatakan, ada 20 pertanyaan yang dicecar petugas Panwaslu kepada dirinya.

"Sayo pun dak tau jugo di masukan ke dalam grup WA itu," kata Yan Ismar.

Tiga pejabat tersebut dilaporkan oleh Ahmad Kaspun Nasir atas dugaan tidak netral sebagai Aparatur Sipil Negara dalam mendukung salah satu pasangan calon Walikota Jambi nomor urut dua, Syarif Fasha-Maulana dalam pemilihan kepala daerah di kota jambi. Dengan nomor laporan diterima oleh Panwaslu 08/LP/PW/Kota 05.01/VI/2018.

"Terlapor atas nama Assisten I Mukhlis, Kasat Pol PP Yan Ismar, dan Kabag Humas Kota Jambi Abu Bakar," ujar Ahmad Kaspun.

Ada beberapa lembaran yang dibawa olehnya sebagai barang bukti ke Panwaslu Kota Jambi yakni satu lembar screenshot dari grup WhatsApp 'Fasha Mania' tergabung di dalamnya Kabag Humas Kota Jambi, Abu Bakar. Lalu, dua lembar screenshot Asisten I, Mukhlis, dan Kasat Pol PP Kota Jambi, Yan Ismar, keduanya tergabung di dalam grup WhatsApp 'We Love Fasha' serta memberikan emoticon like dan perkataan setuju yang dikirim oleh salah satu anggota di dalam grup tersebut berinisial J. Dipercakapan tersebut tertulis perintah yang mengkoordinir untuk memilih pasangan nomor urut dua.

"Tiga pejabat tersebut diduga melanggar aturan UU sebagai ASN dalam pelaksanaan Pilkada Kota Jambi tahun 2018,. Kita berharap Panwaslu bekerja dengan profesional, tidak berpihak dan bekerja serius," kata Ahmad Kaspun.

Penulis Ramadhani

Editor Ihsan Abdullah
views