_

Vespa ala Tank Militer Tengah Berlalu Lalang di Jambi

HNCK8306-730x487

Jambi - Tank merupakan primadona yang merajai medan pertempuran. Dengan persenjataan dan tubuh berlapis baja, tank menjadi mesin perang yang menakutkan. 

Namun, di era perang gerilya dan konflik modern peran tank dalam sebuah perang perlahan-lahan berkurang dan tinggal menjadi kenangan. Tank tetap menjadi alat tempur vital yang harus dimiliki militer masa kini dan tetap menjadi simbol kekuatan sebuah angkatan bersenjata. 

Namun apa jadinya, jika sebuah tank kerap berlalu lalang di jalan raya hingga masuk ditengah pemukiman masyarakat di wilayah Jambi. Tentunya sangat mencengangkan, bukan. 

Sebuah vespa modifikasi cukup ekstrim mirip dengan tank tempur milik angkatan bersenjata menjadi sebuah sorotan publik. Tak heran, kemana-mana Vespa ini diparkirkan ramai dikerumuni oleh masyarakat untuk ber-selfie ria. 

Pencinta vespa mirip sekali tank itu, milik seorang Pegawai Negeri Sipil Pemerintah Provinsi Jambi, Malikul Kandias. Namun jangan Khawatir, Vespa itu tak berbahaya. Senjata yang dipajang hanyalah sebuah kiasan saja.

Pria yang akrab disapa Bang Malik ini menceritakan, kecintaannya terhadap motor Vespa sepertinya sudah mendarah daging. Sejak Ia masih berumur tingkat sekolah dasar. Kala itu, orang tuanya yang memiliki Vespa pertama kali dibeli tahun 2004. 

"Sudah kenal vespa sejak kecil dari orang tua. Awal punya vespa tahun 2004 dan bergabung dengan Broclusc (Brother Club scooter) di Jambi," ujar Malik, Minggu (14/10).

Malik sempat menghentikan sementara kecintaanya itu di tahun 2006 untuk konsentrasi menyelesaikan skripsi perguruan tinggi. Tahun 2015, Ia kembali lagi muncul di dunia vespa dengan Sespan atau memiliki gandengan di sampingnya beroda tiga di sisi sebelah kiri. Ada mortir dan kotak amunisi serta bahan bakar di bagian belakang itu dicat dengan corak militer. Tiga buah roda yang berjajar menambah kesan bentuk tank vespa sespan ini mampu menampung empat orang sekaligus. 

"Soal biaya sudah menghabiskan kocek biaya Rp 12 juta dibeli dari wilayah pulau Jawa. Belum termasuk biaya perawatan dan sebagainya selama ini," kata pria kelahiran 16 Oktober 35 tahun silam itu.

Bagi pemilik akun Instagram besitua_lovers itu, dalam setiap gelaran kontes memajang motor Vespa antiknya, selalu ramai stand mereka. Walaupun sudah berusia tua Vespa itu tetap bisa menjadi ketertarikan sendiri bagi masyarakat. Apalagi baginya yang memiliki banyak cerita atau nostaliga. Vespanya memiliki performa dan kualitas mesin yang mumpuni memiliki kualitas mesin terbaik, sehingga nyaman untuk menempuh perjalanan jarak jauh.

Kontes yang pernah diikuti sepanjang tahun 2016 di Jambi, Crown Auto Fiesta sebagai juara satu di kelas Extreme, juara Empat di kelas Vespa Fashion Style, dan terpilih sebagai juara umum. Juara satu di kelas Vespa Extreme di Kontes Modification di Kontes Jambi Scooter Club (JSC) Anniversary tahun 2106, dan juara empat di kelas Extreme di WTC Kontes tahun 2016. Tak heran dalam setiap penggelaran, sudah banyak orang yang ingin membeli Vespa ini, mungkin dianggap ini Vespa biasa. 

"Sudah banyak orang yang ingin membeli vespa tank ini. Tapi tidak cocok dalam sisi harga yang ditawarkan, seperti layaknya vespa standar. Karena karya seni dan prestasi tidak mempengaruhi penilaian harga," ujar Malik.

Selain itu, dalam sepekan biasanya ada orang yang ingin menyewakan untuk penggelaran kegiatan, penyewanya sangat banyak. Untuk menyewa pelanggan cukup mengajukan permohonan sewa. Minimal dilakukan 1 pekan sebelum hari H penggunaan karena dikhawatirkan Vespa sudah dipesan.

"Kemarin terakhir di sewa untuk icon three seluler," kata Warga RT 32 Kelurahan Simpang IV Sipin, Telanaipura, Jambi itu.

Malik menjelaskan, Vespa itu dimodifikasi oleh warga Kediri Jawa Timur bernama Yogi Hermawan. Badan Vespa modifikasi ini cukup besar hingga perlu ditambahkan fitur seperti kemampuan untuk berjalan mundur. Dengan besaran seperti ini, tentu membutuhkan kemampuan berjalan mundur mengingat badan vespa tank cukup besar dibanding Vespa pada umumnya. Vespa itu berukuran panjang 270 cm dan lebar 125 cm. Bahkan ada pula yang berukuran 4,5 meter dan lebar 125 cm. 

"Spesifikasi mesin saya excel 95 dan karbu spartan," pungkasnya 

Selain memiliki koleksi sespan tank, suami Nadia Raihana ini juga memiliki koleksi motor modifikasi lainnya, Scorpio 225cc dan Thunder 250 cc. (Ram)

Penulis Tim redaksi

Editor Ihsan Abdullah
views