_

Wabup BBS: Membangun Peradaban Pemerintahan Harus Terbuka Dengan Pemda Sebelah

HNCK8306-730x487
wAwali kota Magelang menyerahkan selendang batik produksi UMKM kepada wakil bupati Muaro Jambi Bambang Bayu Suseno dalam kunjungan kerja bersama komisi A dan camat berikut Lurah

JAMBI - Wakil Bupati BBS dan Sekda M Fadhil Arief Terima Kunker DPRD Kota Magelang Beserta Camat dan Lurah. Bambang Bayu Suseno didampingi sekda M Fadhil Arief diruang rapat Wabup (Senin, 3/9/2018) menjelaskan terkait Pelayanan Pemda Muaro Jambi sesuai dengan surat yang diterimanya.

M Fadhil Arief memimpin jalannya diskusi kunjungan kerja, dan nantinya akan langsung face to face dengan komisi A dan beberapa OPD Pelayanan akan difasilitasi.

OPD Pelayanan pemerintahan, meliputi Kependudukan dan Catatan Sipil, Unit Layanan Pelelangan, DPM dan PTSP, yang kemudian melakukan ekspose dan bersama camat dan lurah.

Disampaikan Fadhil Arief, adanya Suku Anak Dalam (SAD) yang tinggal Nomaden (berpindah pindah) menjadi kesulitan tersendiri agar bisa teregister sebagai penduduk. Maka Kadinas Dukcapil  Zakaria, setiap Sabtu dan  Minggu melaksanakan rekam KTP.

Ditambahkan, LKPP menjadi salah satu lembaga yang tergolong baik, dan menjadi pionir dalam pelaksanaan lelang. 

M Fadhil juga mengatakan belum menguasai persoalan karena memang baru pindah. Dan berdasarkan surat dari DPRD agak pesimis tetapi berharap agar bisa saling  transfer produk keilmuan.

Dalam acara ini setelah penyampaian secara umum kemudian yang penting nanti bisa ke instansi terkait face to face, ujar Sekda.

Perwakilan Legislator kota Magelang dari Komisi A menyampaikan pertanyaan yang menganggap karakteristik kota Magelang dan Muaro Jambi hampir sama dimana Kota dikelilingi oleh kab Magelang dan disini kota dikelilingi Muaro Jambi.

“Kiatnya bagaimana hubungan harmonis antara kota dan kabupaten”, tanya perwakilan Dewan.

Wabup BBS, mengatakan tagline Sailun Salimbae searah, sejalan, setujuan jadi selama ini kabupaten   Muaro Jambi sesungguhnya terus melakukan diskusi  singkronisasi dengan kota. “Seperti Persoalan sampah, kebakaran dan setiap kecamatan yang mengelilingi kita memiliki karakter berbeda, Ada perkebunan tetapi ada 3  universitas, musim duku, jadi kerjasama penting dan komunikasi kita jalin”, contoh BBS

Kita sudah akan lakukan MoU dengan kota Jambi, bahkan kita juga sudah lakukan komunikasi dengan kabupaten yang berbatasan diantaranya Tanjab Timur, Batanghari dan kabupaten Banyumas Asin, terang BBS.

Tambah BBS, Membangun peradaban pemerintahan harus terbuka dengan Pemda sebelah. Batas Batanghari, Tanjab Timur, Kota dan kab Banyumas asin.

Sekda M Fadhil Arief menambahkan kota Jambi nafasnya di kab. Muaro Jambi dan ini yang akan kita manfaatkan kedepannya.

“Kab Muaro Jambi sangat heterogen, dan yang mendominasi suku Jawa”, jelas Fadhil

Dalam kesempatan tersebut Wakil ketua DPRD kota Magelang Dian Mega Aryani didepan awak media menjelaskan, pilihan kunjungan kerja ke kabupaten Muaro Jambi bersama wakil walikota Magelang Windarti dan komisi A serta jajaran 17 Lurah  dan 3 camat untuk mengadopsi tentang pelayanan disini yang dirasa lebih baik.

“Kita setiap tahun ada target 3 kunker keluar daerah dengan membawa jajaran camat dan Lurah”, terangnya.

Mereka biar semangat dan dapat mengaplikasikan  didaerahnya masing masing.

Saat disinggung kesan pertama, Dian Mega mengatakan, Jambi ternyata orangnya sangat ramah.

“saya salah menerka kalau orang luar Jawa begitu..., tapi ternyata beda”, pungkasnya.

Kunker ini dijadwalkan selama 4 hari, belum diketahui setelah acara di Pemda akan berlanjut akan berkunjung ke salah satu destinasi wisata atau yang lain.

Penulis IHSAN ABDULAH NUSANTARA

Editor ABDULAH IHSAN
views