_

Waduh.. Nomor Pengaduan PU Jambi Blokir Seluruh Panggilan

HNCK8306-730x487

JAMBI - Di tengah lambannya pembangunan infrastruktur pemerintah Provinsi Jambi, warga Jambi berinisiatif telepon ke layanan masyarakat Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat Pemerintah Provinsi Jambi atas banyaknya jalan milik pemerintah yang rusak hingga menimbulkan korban jiwa.

Namun sayangnya, saat menelepon nomor layanan tersebut memblokir seluruh panggilan. Nomor layanan 0823- 7778 - 6092 itu tengah tersebar di seluruh masyarakat sebagai nomor layanan lama tak aktif. 

Elli Isti mengatakan, kurangnya perhatian Pemerintah di Jalan-jalan berlubang menjadi sumber keluhan warga. Salah satunya yang ditemukan di Penerokan, Kecamatan Bajubang ini. Jalan utama di wilayah mereka berlubang cukup banyak, bahkan mendapat julukan 'Jeglongan Sewu' yang berarti 'ribuan lubang'.

Saking kesalnya warga, mereka sampai memasang sejumlah papan nama sebagai bentuk protes. Di antaranya bertuliskan 'di wisata debu'. Banyaknya jalan rusak yang tak kunjung diperbaiki ini membuat warga setempat kecewa kepada Pemerintah.

"Jalan dalam kondisi seperti ini sudah lama, dan sering pengendara motor banyak yang jatuh," ujar Elli Isti.

Menurutnya, jalan rusak seperti ini mulai muncul sudah lama. Namun hingga saat ini kondisinya makin rusak dan belum ada tanda-tanda akan diperbaiki. Warga desa menginginkan jalan tersebut segera diperbaiki. Jarak antara lubang yang satu dengan yang lainnya berdekatan sehingga menyulitkan warga yang ingin melintas.

"Kami mendapatkan kontak person layanan PU Provinsi Jambi itu dari sebuah iklan yang tersebar di media massa. Setelah dihubungi nomor tersebut bernada memblokir seluruh panggilan masuk. Pesan yang dikirim  melalui WhatsApp juga tidak di gubris," katanya.

Berdasarkan penelusuran media ini menghubungi kontak layanan tersebut tidak aktif "Nomor yang Anda tuju telah memblokir seluruh panggilan masuk". Pesan singkat melalui via WhatsApp pada 19 Agustus lalu ke Nomor tersebut hingga kini tak direspon.

Hingga berita ini dimuat belum ada konfirmasi dari pihak dinas tersebut.

Penulis : Ramadhani

Penulis Tim redaksi

Editor Ihsan Abdullah
views