_

Yultasmi; Paket Pekerjaan Baru Dimulai Habis Lebaran

53 paket pekerjaan senilai 210 Milyard lebih selesai di umumkan pemenangnya oleh ULP dari 128 yang sudah proses lelang, 24 paket pekerjaan berada di Dinas PU

HNCK8306-730x487
para kontraktor saat demo di depan ULP beberapa saat lalu terkait proses pelelangan. Foto : ihsan Abdulah Nusantara

JAMBI - Penyerapan anggaran diharapkan bisa dilakukan percepatan, seperti yang disampaikan awal tahun anggaran 2018 dalam penyerahan DIPA oleh presiden Joko Widodo di kementrian dan lembaga. Hal ini bertujuan secepatnya pertumbuhan ekonomi dapat segera dirasakan masyarakat.
Namun berbeda yang terjadi di pemerintahan tingkat kabupaten, seperti di kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi hingga mendekati akhir bulan Juni 2018, diduga belum ada pelaksanaan pekerjaan dimasing- masing OPD padahal sudah hampir memasuki triwulan ke 3. Sengeti, 25/6/2018. 

Seperti halnya yang disampaikan Safrinal Kabag ULP (unit layanan pengadaan) kab. Muaro Jambi mengatakan, proses pelelangan yang sudah dilakukan di ULP total dari seluruh OPD sejumlah 128 paket, dan yang sudah selesai di pelelangan dan diumumkan pemenangnya sejumlah 53 paket senilai 210 Milyard lebih. Jenisnya meliputi Konstruksi, Barang dan jasa, serta jasa lainnya.

“ Proses pelelangan di ULP baru di mulai per bulan April”, terangnya

Dikatakan Safrinal, proses pengadaan  dari RPP (Rencana Pelaksanaan Pengadaan) masuk Pokja, ditargetkan 2 hari bisa dilelangkan,   data setelah masuk dari OPD ke ULP selanjutnya paket kita umumkan untuk dilelang sampai pada proses pengumuman pemenang, setelah itu kita kembalikan ke OPD, selanjutnya terhitung 14 hari dari SPPBJ (surat penetapan penyedia barang dan jasa) harus sudah di buat dokumen kontrak pekerjaan.

“ Jadi semua saling terkait dalam percepatan pelelangan”.

Khusus paket pekerjaan di Dinas PU ada sekitar 82 namun yang sudah kita selesaikan pelelangan per (25/6) sekitar 50 persen.
Soal, sudah dikerjakan atau belum paket pekerjaan tersebut itu kewenangan OPD, tukasnya.

Ditambahkan Safrinal, “Kita optimis seluruh paket pekerjaan dapat kita selesaikan proses pelelangannya”, pungkasnya.
Sementara itu Ikhsan Markuri Sekdis PU mengatakan Rata rata habis lebaran kerjaan  sudah jalan. Spesifikasinya pak kadis karena laporan masing masing bidang langsung ke kadis. Kebetulan beliau jadi fasilitator Pamsimas di Jakarta.

Sementara itu, Kadinas PU Yultasmi saat dihubungi selulernya mengatakan pekerjaan baru akan dimulai setelah lebaran.
Secara bertahap Tri Wulan kedua,  April hingga Mei sekitar 90 persen paket diserahkan ke ULP untuk tahap pelelangan namun 60 persen paket baru selesai dilelangkan.


OPD Kena Semprot Bupati


Pekerjaan dari sumber Dana Alokasi Khusus (DAK), di setiap OPD ditekankan harus sudah selesai di lelangkan per 30 Juni.
Hal ini disampaikan Safrinal menyitir perkataan Bupati Masnah Busro saat rapat koordinasi sebelum lebaran, Bupati menekankan agar per 30 Juni semua pekerjaan DAK sudah dilelangkan, meskipun dalam aturannya maksimal per 21 Juli. Jika batas akhir tidak dilakukan pelelangan maka akan hangus.

Ditambahkan Safrinal, terkait DAK hampir semua OPD dokumennya sudah masuk ke ULP, tinggal 2 OPD yaitu Disperindag dan Dinas Lingkungan Hidup. 

Makanya di ULP ini kita sediakan Klinik Konsultasi, yang berfungsi untuk ruang konsultasi bagi rekanan maupun OPD dalam penyusunan berkas dan hal hal terkait lelang.  Namun kalau pekerjaan sudah masuk lelang tidak bisa di konsultasikan.
Namun klinik ini juga kita fungsikan untuk verifikasi berkas dokumen lelang, hal ini karena keterbatasan ruangan.

Penulis IHSAN ABDULAH NUSANTARA

Editor ABDULAH IHSAN
views