Air Keruh, Warga Keluhkan Kualitas Air PDAM Kerinci


Warna coklat dan keruh air PDAM Kerinci di hari pertama bulan suci Ramadhan 1442 H. Waktoe | poll

Warna coklat dan keruh air PDAM Kerinci di hari pertama bulan suci Ramadhan 1442 H. Waktoe | poll

KERINCI - Hari pertama di bulan suci Ramadhan 1442 Hijriyah, Pelayanan PDAM Tirta Sakti Kerinci kembali dikeluhkan, lantaran  suplai air  perusahaan plat merah ini ke  rumah pelanggan keruh.

Tidak seperti biasanya, suplai air ke warga masyarakat berwarna coklat dan keruh, padahal, kebutuhan air bersih di bulan suci Ramadhan sangat penting untuk mandi, berwudhu, mencuci bahkan keperluan sehari-hari.

Seperti yang dialami pelanggan PDAM di Desa Sumur Jauh kecamatan Danau Kerinci Barat Kabupaten Kerinci, Selasa (13/04) kemarin.

"Ya, Air PDAM Tirta Sakti Kerinci yang mengalir ke rumah kami berwarna coklat (kotor),"ucap Dodi salah seorang warga.

Hal senada juga dikeluhkan pelanggan setia PDAM Tirta Sakti Cabang Pulau Tengah, Desa Semerap, keluhan ini diketahui dari postingan di Facebook milik Refva Lacak, dalam postingan tersebut ditulis, “Warning”
Idak nian pakai idup air Perumda Tirta Sakti nih,Cabang Pulau Tengah, Desa Semerap.

“Dari pagi tadi kami nantik wo
Nih lah pagi pulo,”tulisnya.

Sementara itu, Direktur Teknik PDAM Tirta Sakti Kerinci, Azwar Anas, saat dihubungi, (13/04) kemarin, menyampaikan permohonan maaf,  karena ada Pipa PDAM Kerinci dari jalur Pulau Tengah pecah.

"di Semerap Ado pipa pecah masyarakat untuk air sawah, kita sedangk memperbaikinya, insya Allah secepatnya bisa mengalir normal", pungkasnya.

Diketahui, selama terjadi gangguan suplai karena terjadi kebocoran yang berakibat perubahan warna air, dan dimungkinkan terdapat rendahnya kualitas air PDAM, tidak ada pemberitahuan.